Jangan Ngaku Kuliah di Ipmafa Jika Kamu Belum Tahu 12 Hal Ini


Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA) Pati adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Jawa Tengah. Ipmafa terkenal dengan sistem pendidikannya yang berbasiskan nilai-nilai pesantren. Meski tergolong kampus baru dan terletak di pedalaman desa di wilayah Pati Jawa Tengah, mahasiswa maupun mahasiswinya datang dari berbagai daerah. Apakah kamu termasuk mahasiswa Ipmafa itu? Nah, berikut hal-hal penting untuk menguji apakah kamu sebagai mahasiswa ipmafa sudah mengetahuinya:

Kampus Ipmafa

1. Kampus Mewah
Kampus Ipmafa memang terkenal dengan mewahnya. Itu juga berulang kali disampaikan oleh Rektor Ipmafa dalam beberapa forum terbuka bahwa Ipmafa meski terletak di pedalaman, ia adalah kampus yang sangat mewah. Tapi ssst, jangan salah paham dulu ya, kampus mewah itu artinya kampus MEPET SAWAH. Betul, kampus Ipmafa yang sekitarnya berupa ladang persawahan menjadikan kampus ini asri dan jauh dari kebisingan kota sehingga cukup kondusif sebagai tempat menuntut ilmu.

Mahad Jamiah Ipmafa

2. Mahad Jamiah Ipmafa

Kampus Ipmafa juga memiliki asrama mahasiswa yang terletak tepat di belakang kampus. Mahad Jamiah ini diperuntukkan kepada mahasiswa yang jauh dan ingin tinggal berdekatan dengan tempat kuliah. Selama tinggal di Mahad, mahasiswa dibekali dengan penguatan pendidikan keagamaan secara lebih intensif sehingga Mahad ini menjadi ikon Ipmafa dalam penanaman nilai-nilai pesantren.

Kegiatan mengaji di Masjid Saud Sultan

3. Masjid Saud Sultan
Masjid Ipmafa punya nama Masjid Saud Sultan yang tidak jauh dari lokasi Mahad Jamiah. Masjid ini selain dipakai untuk shalat jamaah sehari-hari juga digunakan untuk kegiatan keagamaan lain seperti khataman Al-Quran bilghaib dan binnadzar, pengajian kitab kuning, dan halaqah keagamaan lain sehingga melengkapi suasana spiritual kampus Ipmafa yang selalu menanamkan nilai-nilai kepesantrenan.

Upacara hari santri

4. Nilai-nilai pesantren
Slogan "kampus pesantren" sangat melekat pada kampus Ipmafa yang memang menekankan pada mahasiswa di Ipmafa tidak untuk hanya pintar secara intelektual tetapi juga memiliki keperibadian secara agama sehingga nantinya mahasiswa lulusannya dapat berkiprah dan diterima di masyarakat secara luas. Hal ini lah yang menjadikan Ipmafa memiliki nilai lebih karena mahasiswa Ipmafa akan otomatis menjadi seorang santri yang dibekali dengan pendidikan pesantren dengan paham ahlussunah wal jamaah.

Nah, nilai-nilai pesantren khas IPMAFA ini dirangkum dengan istilah NDSA (Nilai Dasar Shalih Akram) yang terdiri dari nilai 9+1 (sembilan plus satu). 9+1 ini terdiri dari karakter Al-Khirs (cinta ilmu), Amanah (kejujuran), Tawadldlu’ (rendah hati), Istiqamah (disiplin), Uswah Hasanah (keteladanan), Zuhud (tidak berorientasi materi), Kifah Mudawamah (Kejuangan), I’timad ala al-Nafs (kemandirian), dan Tawashshuth (Moderat). Kemudian terakhir dilengkapi dengan sebuah nilai yang melingkupi semuanya yaitu Al-Barakah yang berarti bertambahnya kebaikan.

Perpustakaan Ipmafa
5. Perpustakaan Ipmafa
Perpustakaan Ipmafa juga titik penting yang menandakan kalian itu aktif sebagai mahasiswa Ipmafa atau bukan. Kalau sampai ada mahasiswa tidak pernah menikmati membaca buku di perpustakaan atau minimal pernah pinjam buku sewaktu kuliah, dijamin deh dipertanyakan status kemahasiswaanya.

Mafamart Ipmafa

6. Mafamart
Ipmafa tidak hanya lembaga pendidikan yang maju dalam meningkatkan kualitas SDM mahasiswanya, tetapi juga memiliki badan usaha untuk menopang dari segi ekonomi. Salah satu badan usaha milik kampus adalah minimarket Mafamart yang terletak di sebelah barat kampus. Mafamart ini merupakan hasil kerjasama dengan Indomart yang pengelolaannya dilakukan secara sharing. Layaknya minimart pada umumnya, Mafamart sudah cukup lengkap untuk memenuhi tidak hanya kebutuhan mahasiswa Ipmafa tetapi juga masyarakat sekitar.

Studio broadcasting

7. Studio Broadcasting

Studio broadcasting ini untuk program penyiaran kegiatan kampus yang selalu menemani siapapun dimana saja dengan berbagai acara seperti kajian agama, talkshow, podcast, dialog online, reportase kampus dll. Acara-acara tersebut dapat dinikmati melalui chanel IPMAFA TV di Youtube maupun media sosial Facebook. Studio broadcasting ini juga menjadi wadah praktikum mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) yang mendalami digital broadcasting di bangku kuliahnya.

Pembayaran online Ipmafa
8. Biaya kuliah fleksibel
Kalau ini bukan soal bangunan atau gedung melainkan layanan pendidikan Ipmafa yang sangat membantu mahasiswa maupun orang tua yang menguliahkan anaknya di Ipmafa. Pasalnya pembayaran kuliah di Ipmafa bisa diangsur sesuai kemampuan mahasiswanya. Yang terpenting sebelum ujian akhir semester tagihan kuliah sudah dapat dilunasi. Tidak hanya itu teman, cara pembayaran kuliah juga sangat mudah karena bisa dilakukan melalui bank apapun, atau melalui gerai Indomart dan Alfamart terdekat.

Kantin Ipmafa

9. Kantin meriah
Kantin meriah maksudnya tempat makan mahasiswa yang meski tidak terlalu istimewa dari segi bangunannya, tetapi cukup ramai dikunjungi mahasiswa. Usut punya usut, ternyata kantin Ipmafa tidak hanya melulu dipakai untuk melepas dahaga dan lapar tetapi sering dipakai untuk diskusi dan kopdar mahasiswa guna membahas hal-hal penting sebagai mahasiswa seperti keorganisasian, diskusi perkuliahan, pentas seni, dll. Wal hasil, kantin ini memang cukup meriah.

Mahasiswa KPI melakukan praktek broadcasting

10. Kampus Jaman Now
Maksudnya itu kampus Ipmafa meski berada di kampung dan jauh dari kota, kampus ini tidak ketinggalan dengan perkembangan kampus yang lain di luar sana. Dari sistem pendidikannya yang berbasis IT dan manajemen modern, sampai dosen-dosenya yang cakep plus kece banyak lulusan dari dalam maupun luar negeri. Jadi kampus Ipmafa cukup menarik siapa saja, kalangan muda milenial maupun profesional.

Teater Suryopati

11. Organisasi dan kegiatan mahasiswa
Bagi kalian yang aktif dalam organisasi atau kelompok yang mengasah bakat dan minat, dijamin tinggal pilih bidang apa yang kamu sukai. Karena di Ipmafa terdapat banyak pilihan untuk mengembangkan bakat dan minat yang kamu punya. Terdapat organisasi kemahasiswaan yang sebelumnya BEM menjadi Dema. Ada HMPS sebagai representasi lembaga mahasiswa tingkat Prodi. Ada UKM JQH yang fokus dalam kegiatan keagamaan seperti khataman AlQuran, pengajian, kaligrafi dll. Ada Teater Suryopati dalam bidang seni drama dan pagelaran. Ada pula UKM Olahraga bagi mereka yang memiliki hobi beragam jenis olahraga. Pokoknya, kegiatan mahasiswa ramai dan seru...

Seminar Pusat Studi Fiqh Sosial
12. LPPM, Pusat Studi dan Bahasa
Nah kalau ini agak serius.. LPPM adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Sedangkan Pusat Studi itu badan khusus yang ditunjuk kampus untuk melakukan riset dan kajian tertentu sehingga menghasilkan sebuah karya inetelektual sekaligus sebagai ikon keilmuan kampus Ipmafa. Sementara ini ada Pusat Studi Fiqh Sosial yang mengkaji hazanah konsep fiqh sosial Kiai Sahal Mahdudz. Dan ada Pusat Studi Peace Promotion yang memiliki misi penyebaran nilai-nilai perdamaian di dunia.

Agen perdamaian Peace Promotion

Selain pusat studi, ada Pusat Bahasa yang bernama PUSHAMI. Pushami ini lembaga khusus yang menggarap peningkatan skill bahasa mahasiswa, baik bahasa Arab maupun inggris. Pushami juga dilengkapi dengan lab bahasa modern. Gimana? Keren kan..

Hmm... itu dulu ya kawan-kawan. Semua itu dapat kamu rasakan jika kamu aktif menjadi mahasiswa Ipmafa saat ini. Bisa jadi banyak dari hal di atas tidak ditemukan sebelumnya oleh alumni Ipmafa karena memang perkembangan kampus Ipmafa dalam beberapa tahun terakhir cukup pesat.

Persyaratan Kuliah di Ipmafa Pati Tahun 2020

a. Jadwal:
1. Pendaftaran:DIBUKA SEPANJANG TAHUN 
2. Ujian Masuk:Gelombang I (24 April 2020)

Gelombang II (3 Juli 2020)

Gelombang III (7 Agustus 2020)
b. Syarat Pendaftaran
  1. Mengisi dan menyerahkan Formulir Pendaftaran yang dilampiri:
  2. Legalisir ijazah/STTB SLTA (atau yang sederajat) masing-masing 2 lembar.
  3. Menyerahkan pas foto warna terbaru empat (4) lembar ukuran 3×4.
  4. Membayar biaya pendaftaran Rp 250.000,-
  5. Bagi pendaftar online, dokumen yang harus disiapkan meliputi:
    1. Ijazah terakhir
    2. Pas foto
    3. Scan E-KTP
    4. Slip/bukti pembayaran pendaftaran
    5. Semua dokumen discan kemudian diupload pada form PMB Online.
  6. Biaya registrasi dapat dikirim melalui Rekening: 
    • BNI, No. Rekening: 0695875471 a.n. PMB IPMAFA
    • Atau melalui Mafapay dengan petunjuk berikut [LINK]

c. Tempat Pendaftaran
Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA)
Jl. Raya Pati Tayu KM. 20 Purworejo Margoyoso Pati 59154, Telepon 0295-5501999,
Fax: 0295 4150081, Email: info@ipmafa.ac.id
Daftar online: https://pmb.ipmafa.ac.id
Kontak person: - 085740783948 (Nashir) & 082331558451 (Rizal)

Biaya Kuliah di Ipmafa Pati Tahun 2020


Biaya Kuliah Ipmafa Tahun 2020

Biaya kuliah di Ipmafa Pati tergolong murah dibanding dengan fasilitas dan sistem pendidikan yang didapatkan selama kuliah. Skema biaya kuliah di Ipmafa untuk tahun akademik 2020 adalah sbb:

  1. Rata-rata biaya kuliah adalah Rp 1,600,000-2,000,000 per semester tergantung pada Program Studi (Prodi) yang dipilih.
  2. Untuk Prodi KPI, biaya kuliahnya sebesar Rp 1,600,000 per semester.
  3. Biaya kuliah tersebut sudah termasuk biaya gedung karena memang mahasiswa dibebaskan kontribusi uang gedung.
  4. Dengan hitungan tersebut, bisa dikatakan biaya kuliah di Ipmafa rata-rata Rp 267,000 per bulan.
Untuk lebih rincinya, tabel biaya kuliah di Ipmafa adalah sbb:


Biaya SPP/Semester
No
Program Studi
Biaya
1.
Pendidikan Bahasa Arab Reguler I
Rp. 1.600.000
2.
Pendidikan Bahasa Arab Reguler II
Rp. 1.600.000
3.
Perbankan Syari’ah Reguler
Rp. 1.600.000
4.
Perbankan Syari’ah Ekstensi
Rp. 2.000.000
5.
Pengembangan Masyarakat Islam
Rp. 1.600.000
6.
Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Rp. 1.600.000
7.
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Rp. 1.800.000
8.
Komunikasi dan Penyiaran Islam
Rp. 1.600.000
9.
Manajemen Zakat Wakaf
Rp. 1.600.000

Biaya  lainnya:

NoAlokasi BiayaBiayaKeterangan
1Pendaftaran Mahasiswa BaruRp. 300.000Berlaku mulai gelombang 2

(Setelah 24 April 2020)
2Ma’hadRp. 100.000Perbulan (jika tinggal di ma’had)
3Biaya Pra KuliahRp. 800.000Satu Kali
4IntegrasiRp. 1.550.000Kalkulasi dalam 2 Semester

Hitungan biaya kuliah untuk semester 1 sekaligus skema angsurannya: 


Demikian rincian biaya kuliah di Ipmafa untuk tahun akademik 2020. Selamat kuliah!

Ipmafa Pati, Cermin Kampus Pesantren di Indonesia


Kampus Pesantren

Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA) Pati, selain memiliki visi-misi dalam penguatan riset dan pembangunan masyarakat juga terus melahirkan kader-kader kampus dengan nilai-nilai pesantren. Sesuai slogannya sebagai perguruan tinggi riset berbasis nilai pesantren, maka dalam proses pendidikannya, mahasiswa Ipmafa diarahkan untuk memiliki kepribadian yang visioner, beretika dan memiliki spirit entrepreneur.

Untuk mendukung hal itu, ada tiga nilai penting sebagai karakter sistem pendidikan di Ipmafa yaitu: sistem pembelajaran yang berbasis nilai-nilai pesantren, keluaran SDM yang menguasai perangkat riset dan terakhir lulusannya memiliki skill enterpreneurship. Ketiga karakter tersebut menjadi bagian penting dari visi pribadi lulusan Ipmafa. Dari nilai-nilai tersebut, diharapkan alumni Ipmafa cakap dalam mendidik masyarakat, mampu memberikan perspektif dan spectrum pemikiran yang luas, serta memiliki visi mengajak masyarakat untuk berkembang dalam bidang ekonomi kreatif.

Paradigma kampus pesantren menekankan pandangan bahwa mahasiswa yang kuliah di Ipmafa tidak hanya piawai dalam wawasan intelektual tetapi juga memiliki mental sosial yang baik karena Ipmafa melaksanakan pendidikan karakter secara integratif. Penanaman nilai keagamaan yang dijadikan sebagai perilaku kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus dan pondok pesantren menjadikan sistem pendidikan kampus dan pesantren berjalan secara beriringan. Hal itu lah yang dapat menghadirkan Ipmafa memiliki nilai lebih bahwa mahasiswa lulusan Ipmafa secara otomatis menjadi seorang santri yang dibekali dengan pendidikan pesantren dengan paham ahlussunah wal jamaah.

Budaya Pesantren di Ipmafa
Beberapa kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di lingkungan Ipmafa menunjukkan nilai dan budaya pesantren senantiasa dilesatarikan oleh seluruh civitas akademik kampus. Pelaksanaannya pun bisa beriringan dan menyatu dalam proses perkuliahannya seperti pembacaan shalawat atau al-Qur'an sebelum perkuliahan dimulai di pagi hari, atau kurikulum keagamaan yang terintegrasi dengan kurikulum pendidikan. Beberapa matakuliah keagamaan dasar seperti ubudiyyah, ngaji al-Qur'an, dan matakuliah bermuatan akhlak pasti akan dilalui oleh semua mahasiswa Ipmafa.

Dalam banyak situasi, penanaman budaya pesantren juga dilakukan di lingkungan pondok (Mahad) kampus yang terletak tepat di belakang gedung Ipmafa. Di Mahad Ipmafa, budaya pesantren hampir dapat diselenggarakan secara penuh karena kurikulum Mahad yang sudah terintegrasi dengan kampus dan sarana-prasarana yang menunjuang kegiataan kegamaan seperti Masjid yang kegiataanya banyak dipegang langsung oleh mahasiswa.

Tidak hanya berhenti di situ, kegiatan keagamaan juga dilakukan dalam kegiatan extrakurikuler mahasiswa yang diwadahi dalam lembaga kemahasiswaan seperti Unit Kegiatan Mahasiswa Jam'iyyah Qurro' wal Huffadz (UKM JQH). UKM JQH merupakan unit lembaga kemahasiswaan yang aktif dalam bidang kajian al Quran, rebana, kaligrafi MTQ dan kegiatan keagamaan lainnya.


KH Subakir Muzayyin Ngemplak Wafat


Alur PMB Online Ipmafa Tahun 2020


Ipmafa Pati, Kuliahnya Mahasiswa Jaman Now


Sekilas tentang Pati, kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Rembang di timur, Kabupaten Blora dan Kabupaten Grobogan di selatan, serta Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara di barat. Kota Pati juga termasuk dalam eks karesidenan yang mencakup beberapa wilayah meliputi Kudus, Jepara, Blora. Profesi dan status sosial masyarakat Pati yang beragam menjadikan masyarakat Pati yang majemuk. Ada yang berprofesi sebagai petani, nelayan, PNS, buruh, dan bahkan ada juga masyarakat yang berprofesi sebagai paranormal.
Beragamnya profesi ini diikuti pula oleh beragamnya masyarakat Pati dalam dunia Pendidikan. Tidak sedikit tokoh dari wilayah Pati yang memilik popularitas keilmuan secara nasional maupun internasional. Salah Satunya adalah KH MA Sahal Mahfudz yang terkenal dengan gagasannya tentang fiqih sosial. Maka tidah heran dalam dinamikanya, Pati mengalami perkembangan yang luar biasa dengan berdirinya beberapa perguruan tinggi di wilayah Pati, salah satunya Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA).
Kuliah di IPMAFA Pati
Tempat Anda menimba ilmu akan memengaruhi sebagian besar kehidupan sosial dan profesional Anda di masa depan. Jadi, jangan salah menentukan keputusan mengenai institusi pendidikan yang tepat untuk diri Anda.

Ada sejumlah petunjuk untuk membantu Anda menemukan universitas yang tepat sebagai alternatif tempat studi di jenjang yang lebih tinggi. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam menentukan tempat kuliah.



1. Kegiatan Kampus
Dalam memilih perguruan tinggi, ingatlah bahwa kuliah tak cuma soal kegiatan akademis namun juga membutuhkan pembelajaran non akademis yang dilakukan di luar jam kuliah. Pengalaman mahasiswa pada saat kuliah harus diimbangi dengan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung kemapuan akademisnya. Dua hal ini menjadikan mental dan intelektual seorang mahasiswa seimbang sehingga sukses ketika terjun di masyarakat.
Jadi fasilitas akademis dan non-akademis yang ditawarkan perlu diperhatikan karena di situ, Anda akan menghabiskan waktu untuk segala kegiatan yang terkait dengan status Anda sebagai mahasiswa. Tentu saja, Anda akan “dipaksa” lebih fokus dengan tanggung jawab Anda sebagai mahasiswa.

2. Kualitas Pendidikan
Pertimbangan penting yang harus dilihat adalah kualitas tenaga pendidikan yaitu dosen-dosen yang mengajar di kampus tersebut. Kualitas pendidikan akan banyak ditentukan oleh dosen-dosen yang membidangi dalam pembelajarannya. Selain itu, kualitas pendidikan juga ditunjang oleh fasilitas yang baik.
3. Jarak dari tempat tinggal
Jarak dari rumah atau tempat tinggal sering diabaikan dalam memilih sebuah kampus, padahal hal tersebut termasuk hal yang patut jadi pertimbangan. Jika Anda memang masih ingin tinggal di rumah atau pulang pada akhir pekan, pilihlah kampus yang tidak menghabiskan ongkos terlalu banyak. Apalagi jika kebersamaan dengan keluarga masih menjadi keinginan, tentu memilih kampus yang tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal menjadi pertimbangan utama.
Alternatif jika Anda ingin berkuliah jauh dari rumah orangtua adalah tinggal di rumah saudara, di asrama kampus atau nge-kos. Ingat, biaya hidup sehari-hari di luar ongkos tentu akan lebih besar daripada tinggal di rumah orangtua. Namun, jangan khawatir, kampus-kampus selalu menyediakan beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa yang berprestasi.

4. Durasi studi


Masukkan durasi studi sebagai pertimbangan dalam memilih universitas yang dituju. Anda mau lulus dalam tiga atau empat tahun? Itu akan membuat Anda mempersiapkan diri pula sejak awal berkuliah. Setiap perguruan tinggi juga memiliki batas maksimal durasi yang berbeda bagi mahasiswanya untuk menyelesaikan studi. Setiap jurusan juga memiliki kecenderungan durasi kelulusan yang berbeda. Pertimbangkan hal ini sejak awal memilih dengan banyak bertanya. Anda juga bisa memilih model kuliah sambil bekerja. Biasanya, Anda akan memiliki beban yang lebih besar untuk menyelesaikan kuliah tepat waktu atau menempuh waktu studi yang lebih lama. Jika Anda ingin menempuh kuliah sambil bekerja, dedikasi dan disiplin yang tinggi wajib Anda miliki.

5. Lingkungan yang kondusif
Lingkungan sekita termasuk pertimbangan penting dalam menentukan kuliah seseorang. Jika lingkungan mendukung untuk kegiatan belajar mengajar, kampus seperti itu layak menjadi pilihan. Apalagi jika kampusnya terintegrasi dengan kegiatan keagamaan yang seperti pondok pesantren, sehingga selain mendapatkan wawasan intelektual, mahasiswa lulusannya terdidik dengan baik dalam lingkungan sosial yang kondusif.


6. Kenali dengan baik
Jangan asal kampus negeri atau jangan asal kuliah. Jika Anda memutuskan ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi, cobalah untuk melakukan riset kecil-kecilan mengenai perguruan tinggi yang Anda tuju. Jangan sekadar percaya dengan situs web perguruan tinggi tersebut atau rekomendasi-rekomendasi. Anda bisa datang langsung ke bagian konsultasi pendidikan perguruan tinggi tersebut dan bertanya pada senior atau teman yang lebih dulu berkuliah di kampus tersebut.


Tips Jitu Menjadi Content Creator

Perkembangan zaman saat ini membuat model bisnis dan perilaku manusia banyak berubah. Dampaknya pun beragam baik positif maupun negatif. Positifnya, semakin banyak jenis pekerjaan baru yang dapat kita geluti dan bisa menghasilkan uang. Pekerjaan tersebut sering tidak ditemukan di era-era sebelumya seperti salah satu contoh adalah menjadi Content Creator. Content creator mungkin tidak pernah terfikirkan oleh kebanyakan orang. Tetapi saat ini, content creator dapat menjadi salah satu kunci suksesnya bisnis seseorang.

Content creator adalah orang yang mampu memanfaatkan platform media dalam bentuk apapun dengan menghadirkan konten yang dapat dikonsumsi dan membuat tertarik orang banyak. Konten tersebut tidak dibatasi dalam format yang baku sehingga saat ini sangat beragam yaitu bisa berupa video, blog, vlog, tutorial atau posting-an yang formal seperti berita.

Beragamnya bentuk media yang menyajikan konten tersebut karena mengikuti tuntutan zaman dengan masyarakat era industri 4.0 sekaligus secara berlahan dan psati sedang menyambut era society 5.0 dimana digitalisasi dan internet of things sudah menyatu di hampir segala lini kehidupan.

Oleh sebab itu, seorang content creator saat ini menjadi salah satu pekerjaan yang sangat menjanjikan karena dia dibutuhkan di hampir semua bentuk aktivitas kehidupan. Meski demikian, untuk menjadi seorang content creator tentu tidak bisa diperoleh dengan singkat dan asal-asalan. Content creator selain membutuhkan inovasi kekinian dan ide-ide kreatif, ia juga dituntut menguasai skill-skill khusus yang menunjang terwujudnya konten menarik sehingga menggaet banyak orang.

Nah, bagaimana tipsnya menjadi content creator, simak ulasannya berikut:

  1. Buat konten yang sesuai passion: membuat konten yang sesuai dengan hobi dan minat tentu akan membuat seorang creator lebih mudah sekaligus hasilnya akan lebih sempurna karena ia dapat menyelami dan menikmati apa yang dilakukan. Dengan begitu, apa yang dihasilkan dari itu bisa menginspirasi banyak orang.
  2. Kontent original: konten orisinil milik sendiri dapat membuat penikmatnya lebih respek dan tertarik. Ibarat karya, konten yang orisini menjadi ciri khas brand Anda. Dalam hal ini, kita dituntut untuk menemukan sisi unik dalam sebuah konten dan tidak ada yang menyerupai sehingga menjadikannya karya yang orisinal.
  3. Ikuti perkembangan: memproduksi konten tidak boleh ketinggalan jaman. Apalagi di era disrupsi seperti ini, perkembangan kondisi dan situasi menjadikan segalanya bisa berubah secara tiba-tiba.
  4. Perbaharui konten secara konsisten
  5. Gunakan bahasa dan visualisasi yang mudah: tujuan dibuatnya konten adalah membuat orang tertarik atau terpengaruh dan apa yang disajikan. Untuk itu, konten harus disajikan agar pesannya mudah tertangkap dan membuat konsumennya tertarik. Maka bahasa dan visualisasi yang mudah dipahami sangatlah penting
  6. Kreatif: ini adalah kunci utama dalam membuat sebuah konten. Keatif adalah membuat inovasi dan hal-hal baru yang membuat orang lain menemukan hal yang baru dari konten yang dibuat.

Brosur PMB IPMAFA 2020


KPI Ipmafa Memang Asyik bin Nyentrik

Alur Skripsi KPI Ipmafa

About Photography

Kreativitas Selalu Menjadi Kunci Utama Kesuksesan Industri Broadcasting


Dunia broadcasting masih menjadi hal yang menarik saat ini. Karena selain memberikan informasi dan pengetahuan bagi pemirsa juga memberi hiburan bagi penontonnya. Meski demikian, perkembangannya saat ini mengalami persaingan yang ketat dan tidak menentu karena broadcasting mampu diproduksi dan disediakan dengan mudah oleh siapa saja yang ingin membuatnya.

Demikian salah satu perbincangan Penanggung Jawab Siaran Simpang5 TV Jawa Tengah Muhammad Shodiq S.Psi dengan Kepala Prodi KPI Ipmafa Isyrokh Fuaidi di stasiun Simpang5 TV Semarang (12/12/2019). Pembahasan tersebut muncul di sela-sela penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Komunikasi (K3) dari Simpang5 TV Semarang dan TVRI Jawa Tengah.

Munculnya beragam aplikasi berbasis teknologi yang menyediakan konten-konten serupa tentu menjadikan bisnis di dunia broadcasting semakin ketat. Apalagi penyedia konten tersebut bisa dilakukan oleh siapa saja dan bahkan bukan dari perusahaan yang memang bergerak dalam sektor penyiaran. Situasi seperti itu menjadikan peluang usaha dalam dunia penyiaran baik televisi atau radio menjadi tidak menentu.

Meski begitu, Shodiq menjelaskan bahwa ada kunci utama yang dapat menentukan sukses tidaknya industri penyiaran saat ini. Kunci utama tersebut adalah ide dan kreativitas dalam membuat program. Sarana prasarana yang canggih tidak menjamin suksesnya sebuah industri. Dengan kreativitas ide yang dibuat dalam sebuah tayangan program siaran tentu menjadi faktor penentu untuk menarik perhatian penonton.


Laboratorium KPI Tak Lama Lagi Menjadi Studio Broadcasting


IPMAFA PATI- Senin, (9/12/2019). Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) KPI menyelenggarakan renovasi Laboratorium KPI yang berada di lantai 2. Renovasi ini dilakukan dengan merapikan properti yang ada dalam ruangan sekaligus membuang barang-barang yang sudah tidak diperlukan. Sekitar 20 mahasiswa dengan semangat bergotongroyong melakukan bersih-bersih masal usai mengikuti mata kuliah pukul 13.00 WIB.

Rencananya lab KPI tersebut ditataulang untuk dikembangkan menjadi studio broadcasting yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Ipmafa, tidak hanya oleh mahasiswa KPI tetapi juga dapat digunakan siaran untuk Prodi yang lain. 

Adanya pengembangan lab KPI yang baru ini mendapat respon positif dari mahasiswa KPI. Mereka berharap semoga mahasiswa KPI semakin betah berada di lab untuk berkarya dan kreatif membuat konten-konten positif maupun produksi audio-visual yang lebih beragam. Pada akhirnya, Lab KPI selain menjadi sarana penyaluran kreativitas mahasiswa juga sebagai pusat pengembangan skill mahasiswa KPI. Demikian harapan yang disampaikan ketua HMPS KPI, Taufiq Sholeh.

Kepala Prodi KPI, Isyrokh Fuaidi juga berharap lab KPI tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan broadcasting dan media pembelajaran mahasiswa KPI.

DON'T MISS

Berita, Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with by templateszoo