Showing posts with label Hot Info. Show all posts
Showing posts with label Hot Info. Show all posts

Mahasiswa KPI IPMAFA Praktik Kehumasan di Konferensi Pers Ramayana Ballet


 (Foto bersama pihak Ramayana Ballet Purawisata bersama media se Yogyakarta pada 10 Agustus 2026)

    Yogyakarta – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), Ivan, mendapat kesempatan terlibat langsung dalam kegiatan kehumasan Jogja TV melalui konferensi pers perayaan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata. Kegiatan tersebut berlangsung di Gazebo Garden, Tasneem Hotel Malioboro, Yogyakarta, pada Minggu (9/8/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Ivan hadir sebagai perwakilan Jogja TV dan mengikuti rangkaian konferensi pers serta berinteraksi dengan pihak penyelenggara dan tamu undangan. Keterlibatan ini menjadi bagian dari pengalaman Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) yang tengah dijalaninya di Jogja TV.

(Foto Konferensi Pers Ramayana Ballet Purawisata dan pernyataan Ibu Dr. dr. Ulla Nuchrawaty Usman M.M pada 10 Agustus 2026)

    Kesempatan tersebut memberikan ruang bagi Ivan untuk menerapkan kemampuan komunikasi dan membangun relasi yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi kerja yang lebih profesional. Selain menghadiri kegiatan, ia juga dapat mengamati secara langsung bagaimana media berinteraksi dengan penyelenggara kegiatan dan berbagai pihak dalam sebuah agenda publik.

    Konferensi pers tersebut mengangkat perjalanan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata dengan tema “50 Tahun Mengabdi, Menjaga Warisan Budaya”. Dalam konferensi pers itu, penyelenggara memaparkan perjalanan Ramayana Ballet Purawisata selama lima dekade serta berbagai agenda yang telah dilaksanakan sejak awal 2026 hingga puncak perayaan ulang tahun ke-50 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (10/8/2026).

    Bagi Ivan, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru. Ia mengaku baru pertama kali mendapat kesempatan menjalankan tugas yang berkaitan dengan kehumasan, khususnya dalam sebuah agenda resmi yang dihadiri berbagai pihak.

    “Ini menjadi pengalaman pertama saya terlibat dalam kegiatan kehumasan, terlebih mewakili stasiun televisi dalam acara resmi. Dari kegiatan ini saya bisa belajar bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi dengan pihak eksternal dalam lingkungan kerja profesional,” ujar Ivan.

    Melalui kegiatan tersebut, Ivan tidak hanya memperoleh pengalaman menghadiri agenda resmi, tetapi juga memahami secara lebih konkret peran humas dan media dalam membangun komunikasi dengan publik. Pengalaman ini menjadi bagian dari proses pembelajaran selama KKK sekaligus memperluas pemahamannya mengenai dunia kerja di industri penyiaran.


Belajar di Balik Layar Jogja TV, Mahasiswa Perluas Pengalaman di Dunia Penyiaran

(Foto closing segment program  Langenswara Karokowe yang merupakan program reguler Jogja TV pada 20/07/26)

    Yogyakarta – Menjalani Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) di stasiun televisi menjadi kesempatan bagi mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus mengenal secara langsung proses kerja industri penyiaran. Kesempatan tersebut tengah dimanfaatkan Riska Setya Ningrum, mahasiswa KPI Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), melalui kegiatan KKK di Jogja TV dengan penempatan pada divisi program siaran.

    Dalam kegiatan yang masih berlangsung tersebut, Riska memilih divisi program setelah sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk bergabung di divisi pemberitaan (news). Pilihan tersebut didasarkan pada keinginannya untuk memahami secara lebih mendalam proses produksi program televisi, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan produksi, hingga program siap disajikan kepada khalayak.

    Di divisi program, Riska bertugas sebagai asisten produser dan mendampingi tiga produser Jogja TV, yakni Irawan yang akrab disapa Simbah, Bagus, dan Kris. Berbagai tugas dijalankan Riska dalam mendukung proses produksi program, antara lain membantu mempersiapkan kebutuhan produksi, mengondisikan peserta atau audiens, menyiapkan dan membagikan rundown kepada kru, serta bertugas sebagai floor director (FD).

(Foto mempersiapkan rundown siap print untuk program Langenswara Karokowe pada 10/08/2026)

    Selain itu, Riska juga turut mengamati jalannya proses produksi dan siaran untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan. Keterlibatan tersebut membuat Riska tidak hanya belajar mengenai teknis produksi, tetapi juga memahami koordinasi antar kru yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan program televisi.

    Tidak hanya berkutat di divisi program, Riska juga memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan kehumasan Jogja TV. Salah satunya dengan mewakili Jogja TV dalam konferensi pers HUT ke-50 Ramayana Ballet Purawisata Yogyakarta yang digelar di Yogyakarta pada Minggu (9/8/2026).

(Foto dokumentasi setelah konferensi pers di Ramayana Ballet Purawisata pada 09/08/26)

    Menurut Riska, keterlibatan dalam kegiatan kehumasan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan aktivitasnya sehari-hari di divisi program. Ia berkesempatan mengenal secara langsung bagaimana sebuah lembaga media membangun komunikasi dan menjalin hubungan dengan pihak eksternal serta berinteraksi dengan berbagai media.

    Pengalaman tersebut memperluas pemahaman Riska mengenai dunia kerja di industri penyiaran. Baginya, kegiatan KKK tidak hanya menjadi sarana untuk menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan keterampilan, membangun pengalaman profesional, dan memahami dinamika kerja di lingkungan industri televisi.

    Dengan kegiatan KKK yang masih berlangsung, Riska terus memperoleh pengalaman melalui berbagai aktivitas di Jogja TV. Selain fokus pada bidang program siaran, keterlibatannya dalam kegiatan kehumasan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih luas berbagai bidang kerja yang saling mendukung dalam industri penyiaran.


KPI IPMAFA Sukses Gelar KineFest 2026, Panggung Karya Anak Bangsa Menuju Industri Film Indonesia

 

Pati, (Selasa, 30/06/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) sukses menyelenggarakan KineFest 2026, sebuah festival sinema yang menjadi ruang apresiasi sekaligus pengembangan kreativitas anak bangsa di bidang perfilman. Kegiatan ini menghadirkan pemutaran film karya pemenang festival baik kategori mahasiswa/umum maupun kategori pelajar.

Kegiatan KineFest 2026 dilaksanakan di Aula 2 Lantai 2 Kampus IPMAFA dengan mengusung tema “Sinema Anak Bangsa” kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Prodi dan HMPS KPI IPMAFA dalam mengembangkan kompetensi serta memberikan ruang pada sineas Indonesia. Festival ini juga menjadi wadah bagi penggiat film untuk menampilkan karya terbaik yang lahir dari proses kreatif, riset, hingga produksi yang dilakukan secara kolaboratif.

Ketua Program Studi KPI IPMAFA, Siti Asiyah menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya KineFest 2026. “Adanya kegiatan festival film menjadi ajang sekaligus kesempatan untuk penggiat film dalam menunjukkan kreativitas dan karya-karya terbaiknya, selebihnya harapan kedepan dapat menyelenggrakan festival-festival lain dan dengan skala International” Ujarnya.  

Acara KineFest 2026 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Program Studi dan HMPS Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) beserta seluruh panitia dan mahasiswa yang telah berhasil menyelenggarakan festival film tersebut. Menurutnya, KineFest menjadi ruang yang penting bagi masyarakat untuk menikmati karya-karya film yang memiliki kualitas cerita, visual, dan pesan yang kuat.

Pemutaran karya film terbaik, screening dan diskusi film menjadi lanjutan rangkaian kegiatan menarik dalam awarding dan puncak KineFest, kegiatan ini dipandu oleh Fihma Haninda Shouma mahasiswi prodi KPI beserta dua narasumber  Dhanang Heri Wibisono dan Fajar Adhi Kurniawan. Antusias peserta dan penonton terlihat sepanjang kegiatan. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan, kritik, dan saran yang membangun bagi para pembuat film.

Rangkaian KineFest 2026 ditutup dengan prosesi penyerahan cendera mata kepada narasumber sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan inspirasi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan apresiasi kepada para pemenang dari berbagai kategori perlombaan sebagai bentuk penghormatan atas kreativitas, dedikasi, dan kualitas karya yang telah ditampilkan. Momen tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat, sekaligus menjadi penutup yang berkesan bagi seluruh rangkaian KineFest 2026. Diharapkan, festival ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang mendorong lahirnya karya-karya film anak bangsa yang inovatif, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang mampu bersaing di berbagai festival film tingkat nasional maupun International. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Prodi KPI IPMAFA dalam mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, dan kompeten di bidang Komunikasi, Penyiaran, serta industri media digital.

 


Kuliah KPI IPMAFA Kini Hadir di Fadlun Nafis Bangsri Jepara

 

Ingin kuliah tanpa harus jauh dari lingkungan pesantren? Kini Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA membuka kelas perkuliahan di Yayasan Fadlun Nafis Bangsri Jepara, menghadirkan pendidikan tinggi yang memadukan keunggulan akademik, keterampilan komunikasi, dan nilai-nilai pesantren. Program ini tetap mengusung visi KPI IPMAFA sebagai pusat pendidikan dan riset komunikasi berbasis nilai-nilai pesantren.

Kuliah Dekat, Ngaji Dapat, Ilmu Berkualitas

Kelas KPI Fadlun Nafis dirancang bagi santri, alumni pesantren, maupun masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang komunikasi dan penyiaran Islam tanpa meninggalkan lingkungan yang religius dan kondusif.

Di sini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori komunikasi, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan praktis yang dibutuhkan di era digital, seperti:

  • Public Speaking
  • Jurnalistik
  • Broadcasting (TV, Radio, dan Podcast)
  • Content Creator
  • Fotografi dan Videografi
  • Desain Komunikasi Visual
  • Dakwah Digital
  • Manajemen Media Sosial

Kurikulum KPI IPMAFA mengintegrasikan ilmu komunikasi modern dengan nilai-nilai keislaman sehingga menghasilkan lulusan yang profesional, kreatif, dan berakhlak.

Mengapa Memilih KPI IPMAFA di Fadlun Nafis Bangsri?

  • Belajar di lingkungan pesantren yang nyaman dan religius.
  • Didukung dosen akademisi dan praktisi komunikasi.
  • Berbasis praktik melalui laboratorium broadcasting dan produksi media.
  • Mengembangkan kompetensi di bidang media digital dan dakwah kontemporer.
  • Lulusan memiliki peluang karier sebagai jurnalis, penyiar, content creator, humas, praktisi media, digital marketer, maupun dai digital.
  • Kuliah hanya 2 hari dan fleksibel 

Segera Daftar

Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari generasi komunikator muslim yang kreatif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia digital.

Pendaftaran Mahasiswa Baru KPI IPMAFA Kelas Fadlun Nafis telah dibuka.

Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi:

Atau hubungi narahubung yang tertera pada poster untuk mendapatkan informasi mengenai pendaftaran, jadwal kuliah, dan persyaratan administrasi.

 

FORMULIR PERMOHONAN SURAT KAMPUS

PANDUAN KULIAH KERJA KOMUNIKASI (KKK) 2026

BUKU PANDUAN KKK (MAGANG) 2026




Formulir Pendaftaran Online 
klik di sini

Media Visit KPI IPMAFA ke TVRI Yogyakarta dan Radar Yogyakarta

Media Visit Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam



    Mahasiswa Prodi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam melaksanakan kegiatan Media Visit sebagai bentuk pembelajaran langsung di dunia industri media dan komunikasi. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk melihat secara nyata bagaimana proses produksi, penyiaran, jurnalistik, hingga manajemen media dijalankan secara profesional.

    Perjalanan dimulai dengan kunjungan ke TVRI Yogyakarta. Di sana, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai proses produksi program televisi, teknik penyiaran, pengelolaan studio, serta peran media televisi dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan melihat langsung ruang produksi dan berbagai peralatan broadcasting yang digunakan dalam dunia pertelevisian.

    Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Radar Yogyakarta untuk mempelajari dunia jurnalistik dan media cetak/digital. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang proses peliputan berita, penulisan artikel, editing, hingga strategi media dalam menghadapi perkembangan era digital dan arus informasi yang semakin cepat.

    Kegiatan ini tidak hanya menambah ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan komunikasi, jurnalistik, broadcasting, dan public speaking agar siap menghadapi dunia kerja profesional di masa depan.

    Sebagai penutup yang penuh keseruan, perjalanan ditutup dengan kegiatan Lava Tour Merapi menggunakan jeep adventure. Menyusuri jalur bekas erupsi Merapi menjadi pengalaman yang tak terlupakan, memadukan edukasi, kebersamaan, dan petualangan dalam satu perjalanan yang penuh cerita.

        Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk terus belajar, berkembang, dan menginspirasi.

#MediaVisit #KPI #KomunikasiDanPenyiaranIslam #TVRIYogyakarta #RadarYogyakarta #LavaTourMerapi #JeepAdventure #MahasiswaKPI #StudyTour #Broadcasting #Jurnalistik #MediaEducation

Upgrade Karir Tanpa Resign? Bekerja Sambil Kuliah? KPI IPMAFA Kelas Profesi Solusinya

 


Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) termasuk prodi yang cukup menjanjikan bagi mahasiswa yang ingin terjun dalam dunia jurnalistik, perfilman, content creator, penyiaran dan komunikasi. Di tahun 2026 ini KPI IPMAFA membuka kelas profesional (KPI Profesi) yang teknis perkuliahannya lebih fleksibel untuk mereka yang sudah aktif bekerja atau bertugas di suatu lembaga. Meski demikian, kelas reguler masih tersedia untuk mahasiswa yang belum terikat kerja atau tugas formal tertentu. 

Ada banyak keuntungan tentunya dari kuliah di kelas KPI Profesi ini. Manfaat paling besar tentunya selain untuk memperkuat keahlian dalam bidang komunikasi dan penyiaran digital, mahasiswa diharapkan bisa tetap bekerja dan menjalankan tugas dari lembaganya. Teknis kuliah yang memakan waktu hanya 2 hari menyisakan lebih banyak hari yang masih dapat digunakan untuk bertugas seperti biasa. Praktis, tugas dan kewajiban tetap berjalan.

Menjadi komunikator handal di era digital memerlukan kualifikasi akademik yang mumpuni. Bergabunglah bersama kami di Prodi KPI Program Kelas Profesi dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang efisien. Hanya dengan alokasi waktu 2 hari kuliah online, Anda tetap bisa menjalankan tanggung jawab profesional secara penuh.

Bagi Anda yang berminat, berikut ini informasi yang perlu diketahui terkait kelas KPI Pro di IPMAFA:

  1. Persyaratan administratif: secara umum, persyaratan yang dibutuhkan hampir sama dengan kelas reguler dan jurasan-jurusan lainnya di Ipmafa, Anda harus menyiapkan dokumen-dokumen berikut: foto 3x4, fotocopy KTP dan ijazah terakhir yang dilegalisir. Hal yang membedakan adalah Anda juga harus melampirkan surat izin / tugas belajar dari lembaga tempat bekerja. Untuk pendaftaran bisa mengisi klik Link 
  2. Biaya kuliah: biaya kuliah per semester (6 bulan) untuk kelas KPI Profesi sebesar Rp 2,800,000 (Dua Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah), jadi jika diambil rata-rata biaya per bulannya adalah Rp 466,000. 
  3. Durasi kuliah: rata-rata kuliah memakan waktu 4 tahun yang terdiri dari 8 semester. Namun dengan pemadatan perkuliahan, mahasiswa di kelas KPI Profesi  diharapkan dapat selesai dalam 3,5 tahun atau 7 semester.
  4. Kompetensi: kelas KPI Profesi tetap memiliki kualitas pembejalaran yang sama seperti kelas reguler. Kompetensi yang akan diperoleh sesuai dengan visi-misi KPI untuk mengantarkan mahasiswa ahli dalam bidang digital broadcasting, komunikasi, desain komunikasi visual, creative content, periklanan, sinematografi dan fotografi.
  5. Kontak person: 0822 2797 9256 (Asiyah) dan 0851 5519 1198 (Fajar)

 

Seminar Jurnalistik "Broadcasting Journalism Skill"


 ðŸŽ¤ Mau jago di dunia jurnalistik, khususnya broadcasting?

HMPS KPI IPMAFA hadir dengan Seminar Jurnalistik bertema “Broadcast Journalism Skill” yang bakal nambah insight dan skill kamu langsung dari praktisinya!

✨ Bersama narasumber:

* Dwi Sapto Soemardi Putro (Jurnalis Semarang News) – Online

* Nailin R.A, S.H., M.H (Pimpinan Redaksi Lingkar TV) – Offline

📅 Selasa, 28 April 2026

🕗 Online: 08.00 – 10.00 WIB (Zoom & Aula 2 IPMAFA)

🕙 Offline: 10.20 – 12.45 WIB (Aula 2 IPMAFA)

💸 HTM: 15K aja!

📌 Daftar sekarang: Terbuka untuk umum

Jangan sampai ketinggalan kesempatan buat upgrade skill jurnalistik kamu! 🚀

Tag temanmu yang butuh ikut juga ya

Mahasiswa KPI IPMAFA Gelar Launching dan Diskusi Tiga Film Bertema Sosial

Pati – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA menggelar launching dan diskusi film bertempat di Aula II kampus IPMAFA Pati pada Kamis (9/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, diputar tiga film karya mahasiswa berjudul Dzon, Nyingkir, dan Welas yang mengangkat isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Film Dzon mengisahkan kesalahan manusia dalam menilai orang lain. Sementara itu, Nyingkir menyoroti relasi antara ayah dan anak laki-lakinya, dan Welas menggambarkan perjuangan orang tua dalam membesarkan anak-anaknya. Ketiga film tersebut merupakan luaran dari Mata Kuliah Sinematografi Film Fiksi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA, Isyrokh Fuaidi, LL.M., menekankan pentingnya proses dalam berkarya. Menurutnya, proses yang panjang akan membentuk kapasitas dan kualitas seorang kreator.

“Proses adalah hal yang panjang. Jika proses itu terlalu cepat, maka kapasitasnya patut dipertanyakan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tiga nilai penting yang dapat dipetik dari proses produksi film. Pertama, proses tersebut melatih kreativitas mahasiswa pada level tinggi. Kedua, produksi film mengajarkan kerja sama tim dan saling memahami antaranggota. Ketiga, hasil dari proses yang dilalui secara maksimal akan memberikan kepuasan, baik bagi pembuat maupun penonton.

Ketua Program Studi KPI IPMAFA, Siti Asiyah, M.Sos, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KPI angkatan 2023 atas karya yang dihasilkan. Ia menegaskan pentingnya rasa percaya diri dalam berkarya.

“Apresiasi luar biasa atas karya mahasiswa KPI yang dihasilkan melalui kerja keras dan berbagai tantangan. Terima kasih kepada dosen pendamping yang telah setia membimbing hingga karya ini terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen pengampu Mata Kuliah Sinematografi Film Fiksi, Fajar Adhi Kurniawan, S.I.Kom., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan launching dan diskusi film seperti ini perlu diagendakan secara konsisten. Hal tersebut dinilai penting untuk membangun iklim berkarya yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang produksi film di lingkungan kampus.

Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para sutradara dari ketiga film. Dalam sesi tersebut, para pembuat film berbagi pengalaman selama proses produksi. Mereka mengungkapkan bahwa ide cerita sering muncul secara spontan, baik dari pengalaman pribadi maupun fenomena sosial di masyarakat yang dinilai layak diangkat ke dalam film.








Mahasiswi KPI IPMAFA Magang di Lingkar TV Pati, Dapat Pengalaman Langsung sebagai Penyiar dan Pengisi Suara Berita

PATI — Ummi Durrotun Niha, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA, memperoleh pengalaman praktis di dunia penyiaran selama menjalani program magang di Lingkar TV Pati, salah satu stasiun televisi lokal terkemuka di wilayah Pati Raya.

Selama mengikuti program magang, Ummi terlibat langsung dalam berbagai tahapan produksi berita. Ia dipercaya menjalankan peran sebagai penyiar berita serta pengisi suara (voice over) untuk sejumlah paket berita harian yang ditayangkan melalui siaran televisi dan platform digital Lingkar TV.

Dalam aktivitas kesehariannya di ruang redaksi, Ummi belajar memahami alur kerja jurnalistik secara menyeluruh, mulai dari perencanaan liputan, penulisan naskah berita, proses pengambilan gambar, hingga tahap akhir penayangan. Saat bertugas sebagai penyiar, ia dituntut tampil profesional di depan kamera dengan menjaga artikulasi, intonasi, ekspresi, serta kesinambungan komunikasi dengan pemirsa.

“Pada awalnya saya merasa gugup ketika harus membacakan naskah berita di depan kamera. Namun berkat bimbingan dari tim redaksi, mulai dari teknik pengucapan hingga pengelolaan ekspresi wajah, saya perlahan bisa beradaptasi dan lebih percaya diri,” ujar Ummi.

Selain tampil sebagai penyiar, Ummi juga mendapat kepercayaan untuk mengisi suara pada berbagai paket berita. Melalui peran tersebut, ia belajar menyesuaikan karakter suara dengan jenis dan muatan berita yang disampaikan.

“Setiap berita memiliki karakter yang berbeda. Ada yang bersifat informatif dan serius, ada pula yang lebih humanis. Dari pengisian suara, saya belajar mengatur tempo, penekanan kata, dan warna suara agar pesan dapat tersampaikan secara efektif,” tambahnya.

Pihak Lingkar TV Pati memberikan apresiasi atas partisipasi aktif Ummi selama menjalani magang. Tim redaksi menilai Ummi mampu beradaptasi dengan cepat dan menunjukkan ketertarikan yang kuat terhadap dunia jurnalistik penyiaran.

“Kami memberikan kesempatan bagi mahasiswa magang untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja media. Dunia broadcasting membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis,” ungkap salah satu staf redaksi Lingkar TV Pati.

Melalui pengalaman magang tersebut, Ummi mengaku memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai etika jurnalistik, manajemen redaksi, serta teknik produksi berita, yang sebelumnya hanya ia pelajari secara teoritis di bangku perkuliahan. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi Ummi untuk menapaki karier di bidang pertelevisian dan media massa.





Perluas Akses Pendidikan Tinggi, KPI IPMAFA Siapkan Kelas Baru di Fadlun Nafis Bangsri

 

Jepara, (Kamis, 11 Desember 2025)_ Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati terus berupaya memperluas akses perguruan tinggi bagi masyarakat. salah satu langkah yeng tengah dipersiapakan adalah pembukaan kelas baru di Yayasan Fadlun Nafis Bangsri Jepara sebagai bagian komitmen kampus dalam mendekatkan layanan pendidikan pada generasi myda di wilayah Kecamatan Bangsri dan sekitarnya. 

Rencana pembukaan kelas tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti jarak, biaya transportasi, dan keterbatasan akses informasi mengenai perguruan tinggi. Melalui kehadiran kelas baru ini, KPI IPMAFA berharap dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para lulusan SMA, MA, SMK, dan sederajat untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas.

Ketua Program Studi KPI IPMAFA, Siti Asiyah menyampaikan bahwa pembukaan kelas di Fadlun Nafis Bangsri merupakan bagian dari upaya kampus dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pendidikan yang berbasis pesantren dan berorientasi pada pengembangan kompetensi di era digital, apalagi di wilayah Kecamatan Bangsri dengan latar belakang pendidikan dan pesantren yang tinggi. "Kami ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih dekat, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kehadiran kelas KPI IPMAFA di Fadlun Nafis Bangsri diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang mampu mencetak generasi muda yang kompeten, kreatif, dan memiliki integritas keislaman yang kuat," ujarnya.

Sebagai program studi yang fokus pada bidang komunikasi dan penyiaran Islam, KPI IPMAFA menawarkan pembelajaran yang memadukan teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep komunikasi dan dakwah, tetapi juga dibekali keterampilan jurnalistik, public speaking, broadcasting, manajemen media, fotografi, videografi, serta produksi konten digital yang sangat dibutuhkan di era perkembangan teknologi informasi saat ini.

Selain kompetensi akademik, mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman pengembangan diri melalui berbagai kegiatan organisasi, pelatihan, praktik lapangan, hingga kolaborasi dengan berbagai lembaga media dan institusi mitra. Dengan demikian, lulusan KPI IPMAFA diharapkan mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor profesi.

Rencana pembukaan kelas di Fadlun Nafis Bangsri mendapat sambutan positif dari berbagai pihak Yayasan Fadlun Nafis Bangsri. Kehadiran kelas ini dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Bangsri dan sekitarnya.

Saat ini, KPI IPMAFA tengah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi kelembagaan, penyusunan teknis pelaksanaan pembelajaran, hingga sosialisasi kepada masyarakat. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran nantinya dapat berjalan secara optimal dan memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi mahasiswa.

Melalui rencana pembukaan kelas baru ini, KPI IPMAFA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan, kehadiran kelas di Fadlun Nafis Bangsri dapat menjadi jembatan bagi lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan dunia komunikasi dan media di masa depan.

Mendekatkan Pendidikan, Membuka Peluang, dan Menyiapkan Generasi Masa Depan yang Berprestasi. 

Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA membuka kelas di Fadlun Nafis Bangsri sebagai upaya mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat. Kehadiran kelas ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi di bidang komunikasi, jurnalistik, broadcasting, public speaking, dan media digital tanpa harus jauh dari lingkungan tempat tinggalnya.

Melalui kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan era digital, mahasiswa akan dibekali keterampilan praktis serta pemahaman keislaman yang kuat. Pembukaan kelas ini juga menjadi bagian dari komitmen IPMAFA dalam mencetak lulusan yang profesional, kreatif, dan berdaya saing.



Tingkatkan Literasi Media, Dosen KPI IPMAFA Mengisi Workshop Bedah Film di SMK Cordova Pati

Pati, (Kamis, 16/10/2025)_ Dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengisi kegiatan workshop bedah film yang diselenggarakan di SMK Cordova Pati. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media serta kemampuan analisis siswa terhadap film sebagai media edukasi dan komunikasi.

Workshop bedah film tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMK Cordova dengan antusias. Dalam kegiatan ini, peserta diajak menonton sebuah film pilihan yang kemudian dibedah secara mendalam oleh pemateri dari dosen KPI IPMAFA. Pembahasan meliputi alur cerita, penokohan, sinematografi, pesan moral, serta nilai-nilai sosial yang terkandung dalam film.

Pemateri Fajar Adhi Kurniawan, M.Si, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA, menyampaikan bahwa film bukan sekadar hiburan, melainkan sebagai media komunikasi yang menyampaikan pesan dan makna sehingga siswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis agar dapat memahami pesan tersirat serta mengambil nilai positif dari setiap tayangan yang dikonsumsi. "Dalam membuat film yang utama dan pertama adalah bagaimana filmmaker itu membuat alur cerita yang tidak hanya bisa dinikmati tetapi juga mengedukasi penonton, film yang bagus adalah film yang bisa di bawa pulang oleh penontonnya, artinya ada value yang bisa ditangkap oleh penonton." Tegasnya.

Pihak SMK Cordova Pati yang diwakili oleh Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual, Arizal Nurul Ihsan, S.Sos, menyambut baik terselenggaranya workshop tersebut. Kegiatan ini dinilai mampu menambah wawasan siswa, mengasah kepekaan analisis, serta mendorong kreativitas, khususnya bagi siswa yang memiliki minat di bidang perfilman dan industri kreatif. "Workshop ini diadakan untuk menjadi bekal siswa siswi SMK Cordova, khususnya di jurusan Desan Komunikasi Visual untuk membuat film yang bagus dan bisa memberikan manfaat” Ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa aktif dengan menyampaikan pendapat, tanggapan, serta sudut pandang mereka terhadap film. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa dalam memahami dunia perfilman secara lebih mendalam. Melalui workshop bedah film ini, diharapkan terjalin sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pengembangan literasi media serta peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang komunikasi dan budaya visual di era digital.




 

Prodi KPI IPMAFA Tekankan Pentingnya KKK dan Tugas Akhir sebagai Bekal Karier Mahasiswa

 

        Pati, Rabu (10 September 2025) – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) serta penyusunan tugas akhir bagi mahasiswa tingkat akhir. Acara ini berlangsung di ruang meeting lantai 3 kampus IPMAFA dan diikuti oleh mahasiswa semester VII yang akan segera memasuki tahap akhir perkuliahan.

      Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Prodi KPI, Siti Asiyah, M.Sos., serta Sekretaris Prodi KPI, Fajar Adhi Kurniawan, M.Si. Dalam arahannya, Ketua Prodi KPI menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme pelaksanaan KKK sekaligus prosedur penulisan tugas akhir sesuai pedoman akademik yang berlaku.

        Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Siti Asiyah menyampaikan bahwa kegiatan KKK merupakan kegiatan penting yang menjembatani antara dunia akademik dan realita di dunia kerja sehingga mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu di lapangan, penguatan soft skill, pengalaman kontekstual, membangun jaringan dan relasi serta menyiapkan diri di dunia kerja “Melalui sosialisasi ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih siap melaksanakan KKK serta mampu menyusun tugas akhir dengan baik, sehingga dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang memuaskan,” ungkapnya. 

        Sementara itu, Sekretaris Prodi KPI, Fajar Adhi Kurniawan, M.Si., menambahkan bahwa kegiatan KKK harus dijalani dengan penuh kesungguhan karena menjadi bekal penting sebelum mahasiswa terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. “Kegiatan magang atau praktik hanya terjadi selama mahasiswa menempuh pendidikan. Setelah lulus, yang akan dihadapi adalah dunia kerja nyata dengan tantangan yang lebih kompleks. Oleh karena itu, KKK perlu dijalankan dengan sungguh-sungguh agar mahasiswa tidak kaget ketika menghadapi dunia kerja nantinya,” jelasnya.

        Selain memberikan penjelasan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk menjaga kualitas karya ilmiah mereka agar sesuai standar akademik. Dengan adanya sosialisasi ini, mahasiswa Prodi KPI diharapkan memiliki gambaran yang jelas mengenai alur yang harus ditempuh, sehingga lebih matang dalam mempersiapkan diri menghadapi tahap akhir perkuliahan.

BUKU PANDUAN KULIAH KERJA KOMUNIKASI (KKK) 2025


1. Formulir Pendaftaran Online Klik disini

Pelantikan Serentak Lembaga Kemahasiswaan IPMAFA, HMPS KPI Periode 2025/2026 Resmi Dilantik

 

Pati, Selasa (09 September 2025)_ Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) resmi melaksanakan pelantikan pengurus baru periode 2025/2026. Pelantikan dilaksanakan di Aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA.  

Acara pelantikan dilaksanakan serentak bersamaan dengan seluruh lembaga kemahasiswaan (LK) yang ada di Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati. Acara ini dihadiri oleh Jajaran Wakil Rektor,  Dekan, Kaprodi, dosen pembina, serta perwakilan organisasi dan mahasiswa di setiap program studi.

Penyampaian amanah oleh Rektor yang pada kesempatan ini disampaikan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik Dr. A. Dimyati, M.Ag. dalam sambutannya beliau menekankan bahwa jabatan dalam organisasi bukanlah sekadar posisi, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas. "Jabatan adalah tanggung jawab. Selain itu, kita juga harus menumbuhkan nilai disiplin dalam diri, karena kedisiplinan itulah yang akan membawa kita menuju kesuksesan," tegas Dr. Dimyati.

Pelantikan ini ditutup dengan doa bersama. Dengan pelantikan tersebut, diharapkan HMPS KPI IPMAFA mampu menjadi motor penggerak kegiatan akademik maupun non-akademik, memberikan kontribusi positif bagi kampus dan Masyarakat, serta semakin solid dalam mengawal aspirasi mahasiswa.

 

 

 

 

 

Dosen KPI IPMAFA Resmi Dilantik Jadi Pengurus DPD ASKOPIS Wilayah Jawa Tengah-DIY

 

Yogyakarta, Kamis (21 Agustus 2025)_ Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) turut hadir dalam acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (DPD ASKOPIS) Jawa Tengah- DIY. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung KH Ibrahim lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kegiatan Rakerda DPD Askopis Jateng-DIY dihadiri oleh Dr. Zamroni, M.Si selaku Ketua DPP Askopis sekaligus yang melantik pengurus DPD ASKOPIS wilayah Jateng-DIY. Selain itu, acara pelantikan tersebut dihadiri oleh perwakilan program studi KPI, para Dekan, Kaprodi, Sekprodi serta dosen-dosen KPI dari berbagai perguruan tinggi Islam se-Jawa Tengah dan DIY.

Pelakasanaan pelantikan bertujuan untuk mengukuhkan pengurus baru DPD ASKOPIS Jateng-DIY periode 2024-2028. Dekan Fakultas Dakwah dan Pengambangan Masyarakat IPMAFA, Isyrokh Fuaidi, LL.M dalam hal ini turut dilantik sebagai Dewan Pembina DPD ASKOPIS Jateng-DIY, Ketua Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Siti Asiyah, M.Sos sebagai pengurus Bidang Penelitian (Riset) dan Publikasi, dan Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fajar Adhi Kurniawan, M.Si. dilantik sebagai pengurus di Bidang Hubungan Media.

Keikutsertaan dosen sebagai pengurus DPD ASKOPIS Wilayah Jateng-DIY merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat jejaring akademik dan profesional antar prodi KPI di tingkat regional maupun nasional. Melalui ASKOPIS, prodi KPI dapat berkolaborasi dalam pengembangan kurikulum, riset, dan program pengabdian masyarakat yang relevan dengan tantangan era digital.

Setelah prosesi pelantikan,  Ketua Umum DPP ASKOPIS, Dr. Mohammad Zamroni, M.Si., memberikan sambutan serta memberikan ucapan selamat kepada Ketua terpilih DPD ASKOPIS Jateng–DIY, Twediana Budi Hapsari, S.Sos., M.Si., Ph.D., serta kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Dalam sambutannya, Zamroni mengajak kepada seluruh pengurus dan peserta untuk membangun peradaban komunikasi Islam melalui ASKOPIS di tengah kondisi efisiensi anggaran. “Asosiasi harus mampu beradaptasi dengan teknologi komunikasi, sehingga dapat menjadi solusi atas setiap tantangan yang muncul di era digital,” tegasnya.

Rangkaian acara menarik lainnya Adalah dengan digelarnya Workshop Nasional Speed Writing tith AI bertema “Membongkar Trik Menulis dengan AI Tetap Original dan Bebas Plagiasi” yang dihadiri oleh peserta rapat kerja. Narasumber Dr. Ir. Dwijoko Purbohadi, M.T. memaparkan teknik speed writing berbasis AI, mulai dari  pengembangan ide, Teknik penulisan dan pengolahan data hingga terknik publish artikel di scopus.

Dengan hadirnya KPI IPMAFA dalam kegiatan ini, diharapkan semakin terbuka ruang sinergi dengan perguruan tinggi lain, serta tercipta inovasi dalam pendidikan dan pengembangan keilmuan komunikasi dan Penyiaran Islam.

 



Tingkatkan Kualitas Akademik, FDPM IPMAFA Resmi Jalin Kerjasama dengan FUAD UIN KH Abdurrahman Wahid

 

Yogyakarta, Kamis (21 Agustus 2025)_Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (FDPM) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) kembali memperluas jaringan akademiknya dengan menjalin kerjasama strategis bersama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan pada 21 Agustus 2025, bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bertepatan dengan kegiatan Rapat Kerja Daerah Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Rakerda DPD ASKOPIS) wilayah Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta. Nota Kesepahaman ditandatangani langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA, Isyrokh Fuaidi, LL.M, dengan Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan Dr. Tri Astutik Haryanti, M.Ag. Kedua belah pihak sepakat menjalin kerja sama dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Selain MOU antar Fakultas, penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) juga dilakukan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA Pati dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kerjasama ini menitikberatkan pada peningkatan mutu baik di bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, pengembangan kurikulum maupun pengembangan sumber daya manusia di bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA Pati, Isyrokh Fuaidi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperluas jejaring keilmuan terutama di bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam. “Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, mempersiapkan lulusan yang kompeten, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dr. Tri Astutik Haryanti juga menekankan pentingnya kerjasama lintas institusi untuk memperkaya wawasan keilmuan dan membuka peluang inovasi. “Kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat luas, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat, sehingga Tri Dharma Perguruan Tinggi bisa terlaksana lebih optimal” tegasnya.

Dengan adanya kerjasama ini, Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat  IPMAFA Pati dan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menegaskan komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing sekaligus berakar pada nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.

DON'T MISS

Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with KPI IPMAFA
CS Icon
Contact Close