Peluang Bisnis dan Prospek Content Creator


Apa sih Content Creator?
Content creator artinya seseorang yang kerjanya membuat sebuah konten baik berupa tulisan, gambar ataupun video yang akan ditampilkan pada media populer. Jadi apapun kontennya yang penting dapat ditampilkan di media, maka pembuatnya dinamakan content creator. Karena saking umumnya deskripsi tersebut, maka cakupan content creator pun juga luas. Gambaran tentang media populer pun sangat beragam. Untuk konten video maka medianya bisa youtube, televisi dan platform-platform digital lain yang sekarang ini sangat beragam seperti netflix, Leonflix, Amazon Prime Video, dll. Berhubung area dan cakupan content creator sangat luas maka dapat dipastikan peluang kerjanya tentu cukup luas juga. Asal dapat membuat konten yang dapat menarik penonton atau membuat orang percaya maka skill tersebut akan dibutuhkan.

Skill apa yang Dibutuhkan Content Creator?
Skill content creator tidak bisa dibatasi oleh satu keahlian tertentu melainkan tergantung pada objek atau produk yang akan dijadikan konten. Skill kontent creator lebih tepatnya adalah prinsip-prinsip yang harus dipegang dalam membuat sebuah konten. Skill tersebut adalah:
  1. Buat konten yang sesuai passion: membuat konten yang sesuai dengan hobi dan minat tentu akan membuat seorang creator lebih mudah sekaligus hasilnya akan lebih sempurna karena ia dapat menyelami dan menikmati apa yang dilakukan. Dengan begitu, apa yang dihasilkan dari itu bisa menginspirasi banyak orang.
  2. Kontent original: konten orisinil milik sendiri dapat membuat penikmatnya lebih respek dan tertarik. Ibarat karya, konten yang orisini menjadi ciri khas brand Anda. Dalam hal ini, kita dituntut untuk menemukan sisi unik dalam sebuah konten dan tidak ada yang menyerupai sehingga menjadikannya karya yang orisinal.
  3. Ikuti perkembangan: memproduksi konten tidak boleh ketinggalan jaman. Apalagi di era disrupsi seperti ini, perkembangan kondisi dan situasi menjadikan segalanya bisa berubah secara tiba-tiba.
  4. Perbaharui konten secara konsisten. Konten yang tidak pernah diupdate maka yakin saja tidak akan menarik bagi pengunjungnya. Ibarat menu makanan kalau tidak pernah diganti makan terasa membosankan. Maka konten harus diperbaharui dan dapat memberikan sesuatu yang bagi penontonnya.
  5. Gunakan bahasa dan visualisasi yang mudah: tujuan dibuatnya konten adalah membuat orang tertarik atau terpengaruh dan apa yang disajikan. Untuk itu, konten harus disajikan agar pesannya mudah tertangkap dan membuat konsumennya tertarik. Maka bahasa dan visualisasi yang mudah dipahami sangatlah penting
  6. Kreatif: ini adalah kunci utama dalam membuat sebuah konten. Keatif adalah membuat inovasi dan hal-hal baru yang membuat orang lain menemukan hal yang baru dari konten yang dibuat.
Memang sesuai perkembangan modern sekarang ini, beberapa sekill teknis harus dikuasai seperti skill penggunaan aplikasi dan software digital sekaligus perangkat-perangkat yang mendukung pembuatan konten seperti teknis penggunaan kamera DSLR, kamera video, dll.
      Kenapa Content Creator Penting?
      Pembuat konten sangat penting tidak hanya untuk media promosi atau orientasi bisnis, tetapi juga untuk menyampaikan pesan-pesan yang dapat mempengaruhi orang lain. Bagi seorang politikus, konten yang kreatif dapat mengangkat suara dan mempengaruhi masyarakat agar memilih. Bagi yang aktif dalam dakwah, konten-konten yang baik juga dapat menanamkan nilai-nilai positif pada masyarakat. Begitulah seterusnya, masing-masing punya misi dan tujuan yang ingin dicapai dan tujuan tersebut akan mudah tercapai dengan sarana konten-konten yang sesuai.

      Peluang Bisnis Content Creator
      Bicara soal peluang bisnis content creator dapat dipastikan tidak ada habisnya. Kenapa demikian? Ya karena content creator itu bisa masuk di semua model bisnis dengan prinsip mampu membuat sebuah konten yang menarik. Ilustrasinya begini, misal Anda seorang kepala sekolah, tentu di jaman ini ada ingin membangun sebuah website, membuat promosi agar sekolah Anda dikenal banyak orang, dan orang-orang yang menyekolahkan anaknya juga semakin yakin dan bangga dengan sekolah Anda. Nah berhubung jaman sekarang semua orang menggunakan HP atau media berbasis internet, maka konten-konten tentang sekolah menjadi sangat penting. Pertanyaan selanjutnya, siapakah yang membuat konten tersebut? Jawabannya adalah CONTENT CREATOR.

      Tingkatkan Skill Komunikasi, Mahasiswi KPI IPMAFA Ikuti Program Women Will Google


      Sebanyak 5 mahasiswi sebagai perwakilan Prodi KPI Ipmafa mengikuti Program Women Will (initiative by Google) yang diselenggarakan di hotel Citradream, Semarang, Sabtu, (15/2/2020) . Women Will adalah inisiatif Google untuk menciptakan peluang ekonomi bagi wanita di seluruh dunia.

      Acara tersebut dihadiri sekitar 30 orang dengan pemateri Ibu Dian Nafi. Materi yang dibawakan adalah "Kemampuan Berkomunikasi dan Skill dalam Mengembangkan Bisnis".

      "Kalau mampu berkomunikasi tidak akan banyak drama", kata Dian Nafi. Peran komunikasi dalam berbisnis sangat dibutuhkan baik dalam internal maupun eksternal dan berpengaruh pada  kemajuan bisnis kita. Inilah pentingnya komunikasi di manapun dan kapanpun.

      Ibu Dian Nafi juga berpesan bahwa sebagai entrepreneur "Jangan terburu-buru mengejar keuntungan dengan mengabaikan kepuasan pelanggan". Itu adalah salah satu kunci dalam membangun reputasi untuk mencapai kesuksesan berbisnis.

      Selain itu "Branding" juga menjadi senjata yang dibutuhkan dalam berbisnis. Untungnya, kami sebagai mahasiswa KPI pernah belajar mengenai branding pada mata kuliah Desain Komunikasi Visual.

      Dalam kelas Women Will tersebut kita tidak hanya monoton mendengarkan pemateri namun dilakukan diskusi, sharing, kuis, tanya jawab dan ada sesi di mana peserta memperkenalkan brand masing-masing. Diskusi yang terjadi mengalir begitu saja sehingga para peserat dalam forum merasa enjoy.

      "Kita sebagai mahasiswa harus memiliki jiwa enterpreneur dari sekarang dan harus memikirkan usaha apa yang akan kita bangun kelak. Usaha bisa dimulai dengan hal yang sederhana. Misalnya, sebagai mahasiswa dan mahasiswi KPI kita bisa menjual jasa melalui design grafis maupun editor. Banyak peluang yang bisa kita peroleh dari prodi KPI ini, karena prodi KPI adalah prodi yang tidak akan tergerus oleh jaman." Tutur Anis, mahasiswa KPI yang menjadi peserta.

      Salam Women Will, Salam Komunikasi

      Mahasiswa KPI IPMAFA

      Optimalisasi IT Kampus Bersama PSIK IPMAFA


      Pusat Sumberdaya Informasi dan Komunikasi (PSIK) Ipmafa melakukan optimalisasi pemanfaatan IT kampus bersama dengan tim manajemen dan unit di lingkungan kampus Ipmafa (19/2/2020). Acara yang bertempat di ruang meeting lantai 3 ini diikuti oleh perwakilan semua Prodi dan unit-unit kampus seperti PUSAT FISI, Pusat Bahasa, dan dekanat.

      Kegiatan ini dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan IT di lingkungan kampus yang sudah tersedia sekaligus untuk menguatkan SDM-SDM di lingkungan kampus Ipmafa sehingga dapat menyesuaikan perkembangan IT terbaru.

      Optimalisasi dilakukan dengan training dan pendampingan intensif dengan praktek langsung menggunakan HP android, laptop dan jaringan internet. Ketiga hal itu merupakan komponen penting dalam kehidupan zaman internet saat ini khususnya dalam sistem pembelajaran di kampus Ipmafa.

      Film Jejak Langkah 2 Ulama Diputar di Ipmafa Pati


      IPMAFA menjadi jadi salah satu penyelenggara pemutaran Film "Jejak langkah 2 Ulama" yang akan diputar pada tanggal 3 Maret 2020. Film yang menceritakan perjalan hidup dua tokoh ulama besar dari Nahdlatul Ulama' dan Muhammadiyah ini tidak ditayangkan di bioskop dan platform digital melainkan hanya diputar di komunitas-komunitas khususnya dari NU dan Muhammadiyah. Bagi masyarakat Pati dan sekitarnya, tentu hal ini menjadi kabar baik karena cukup datang di kampus IPMAFA, film yang syarat nilai positif ini dapat dinikmati.

      Film garapan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Pondok Pesantren Tebuireng ini menghadirkan syiar-syiar kebaikan dari kehidupan ulama zaman dahulu yang sering dibelokkan dalam kehidupan bermasyarakat. Itu penting karena nilai-nilai kesamaan dan kesepahaman antara NU dan Muhammadiyah banyak dibelokkan oleh sekelompok kecil agar kedua ormas tersebut seolah-olah bersebarangan.


      Film dengan lokasi syuting di empat tempat yaitu Yogjakarta, Jombang, Kediri, dan Bangkalan ini cukup unik karena meski digarap secara serius tetapi tidak melibatkan aktor dan aktris terkenal. Para pemain sepenuhnya berasal dari kader asli dari NU dan Muhammadiyah agar penjiwaan karakternya lebih mengena.

      Intinya, bagi masyarakat Pati dan sekitarnya, jangan sampai lupa jadwal pemutaran filmnya yaitu hari Selasa 3 Maret 2020 di kampus IPMAFA Pati, Jl. Pati-Tayu KM 20 Purworejo Margoyoso Pati. Untuk menontonnya, peserta cukup menginfakkan Rp 20,000 yang digunakan untuk operasional pemutaran film tersebut. Penonton juga dapat memilih jam tayang sesuai keinginan sehingga lebih fleksibel yaitu pukul 08.00, 10.00, 13.00, 15.00 dan 20.00 WIB.

      Ipmafa juga membuat laman website khusus untuk pemutaran film ini yaitu di https://nobar.ipmafa.ac.id/ dan penonton dapat melakukan pendaftaran secara onlien di website tersebut.

      Adzan Dhuhur - KPI IPMAFA Production


      Adzan Zuhur ini adalah satu karya mahasiswa PPL KPI Ipmafa (kuliah kerja komunikasi) yang masuk dalam program stasiun Simpang 5 TV Semarang. Adzan Dhuhur tsb diputar di Simpang5 TV setiap hari saat waktu Dzuhur.

      KPI Ipmafa Tekankan Skill Komunikasi, Digital Broadcasting dan Nilai Pesantren Kepada Mahasiswa


      Prodi KPI Ipmafa menjadi salah satu program studi favorit bagi mahasiswa generasi milenial. Selain karena prospek lapangan kerja yang menjanjikan, KPI Ipmafa membekali mahasiswa dengan nilai-nilai pesantren dan keagamaan sebagai bekal nanti ketika mengabdi kepada masyarakat.

      Demikian salah satu poin paparan visi-misi Prodi Ipmafa yang disampaikan oleh Ketua Prodi KPI Isyrokh Fuaidi LLM dalam forum sosialisasi keprodian kepada mahasiswa KPI Ipmafa (29/1/2020). Hal itu sesuai teks visi KPI Ipmafa yang menyatakan bahwa KPI Ipmafa menjadi pusat pengkajian dan pengembangan ilmu-ilmu komunikasi dan penyiaran Islam yang berbasis nilai-nilai pesantren.

      Isyrokh juga menekankan bahwa visi KPI Ipmafa harus dipahami secara lebih dinamis dan modern sesuai perkembangan masyarakat saat ini. Mahasiswa KPI yang ahli dalam komunikasi harus dapat menvisualkan nilai-nilai pesantren secara elegan dan apik sehingga pesan nilai yang ingin disampaikan dapat diterima semua kalangan.

      Di sisi lain, dunia broadcasting juga harus dipahami secara lebih luas dan tidak hanya mengacu pada siaran televisi dan radio. Broadcasting saat ini sudah merambah ke berbagai jenis program dan media yang disampaikan secara digital berbasis internet. Saking beragamnya, siaran televisi dan radio sedikit banyak mengalami persaingan yang lebih ketat. Program TV atau radio yang kurang menarik bagi penikmatnya tentu lambat laun akan ditinggalkan.

      Selain paparan visi-misi KPI, dalam forum tersebut juga diisi sosialisasi peraturan penggunaan laboratorium dakwah yang disampaikan oleh Kepala Lab Siti Asiyah. Asiyah menjelaskan mengenai ketentuan-ketentuan yang harus ditaati oleh mahasiswa terkait pemanfaatan infrastruktur lab. Dengan begitu pembelajaran dan praktek keilmuan mahasiswa KPI lebih maksimal.



      Daftar Pembimbing Skripsi KPI Tahun 2020


      Prodi KPI Sosialisasi Kebijakan Kampus Ipmafa di Tahun 2020


      Di tahun 2020, Ipmafa menerapkan beberapa kebijakan baru terkait kegiatan akademik dan non akademik mahasiswa. Hal ini meliputi kebijakan pembayaran kuliah yang lebih teratur, sistem pendaftaran munaqasyah dan kebijakan penulisan skripsi. Oleh kebab itu Prodi KPI melakukan sosialisasi kepada mahasiswa agar kebijakan tersebut dapat diketahui dan terlaksana dengan baik (29/1/2020).

      Jajaran pengurus Prodi KPI Ipmafa bersama laboratorium Fakultas Dakwah bersama-sama memberikan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa KPI di sela-sela liburan semester. Paparan terkait keprodian dan kegiatan akademik disampaikan oleh Ketua Prodi KPI Isyrokh Fuaidi dengan didampingi Sekretaris Prodi Arif Chasanuddin. Sementara dari Lab Dakwah disampaikan oleh Kepala Lab Siti Asiyah.

      Isyrokh menjelaskan kepada mahasiswa tentang beberapa kebijakan baru di lingkungan kampus Ipmafa meliputi model pembayaran mahasiswa yang lebih teratur dalam 3 kali angsuran, penerapan sistem cek plagiasi bagi mahasiswa yang sedang menulis skripsi, dan visi-misi KPI Ipmafa yang menekankan skill komunikasi, digital broadcasting dan nilai-nilai pesantren. Sementara Arif menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan skripsi dan kuliah kerja komunikasi.

      Selain itu, Siti Asiyah menyampaikan sosialisasi terakit peraturan penggunaan laboratorium dakwah dan ketentuan-ketentuan yang harus ditaati oleh mahasiswa terkait pemanfaatan infrastruktur lab. Harapannya, lab dakwah membantu praktek pembelajaran dan keilmuan mahasiswa KPI secara lebih maksimal.



      DON'T MISS

      Berita, Podcast, Video, HMPS
      © all rights reserved
      made with by templateszoo