KKK Di Up Radio, Mahasiswa Belajar Konvergensi Media Broadcast

 


Penyiaran melalui Radio mengalami tantangan tersendiri mengingat perkembangan dunia broadcasting dan infotainment mengarah pada pemanfaatan infratsruktur digital. Tidak hanya radio, stasiun televisi saja merasakan disrupsi teknologi penyiaran saat ini yang banyak berbasis platform dan aplikasi. Kondisi demikian ternyata mampu diantisipasi oleh tim yang tergabung dalam Up Radio Semarang yang selalu berupaya berinovasi khususnya di tengah pandemi.

Shanty Rosalia, Station Manager Up Radio, dalam momen tersebut berbagi cerita tentang dinamika Up Radio Semarang agar tetap bertahan dan bahkan dapat berkembang di tengah disrupsi teknologi penyiaran. Kepada jajaran Prodi KPI IPMAFA yang melakukan kunjungan Kuliah Kerja Komunikasi atau K3, Shanty menyampaikan bahwa di era konvergensi media saat ini, media penyiaran Radio dituntut menyesuaikan perkembangan pasar dan trend broadcasting berbasis digital. 

Oleh sebab itu, Up Radio melakukan inovasi dan penyesuaian dalam program penyiarannya dengan tidak hanya monoton pada siaran berbasis audio, tetapi program juga dibroadcast secara visual sesuai kebutuhan pemirsa yaitu melalui channel Youtube, media sosial dan website Up Radio. Maka saat ini tantangan Stasiun Radio tidak hanya ahli dalam media dan perangkat yang berkaitan dengan audio, tetapi juga harus menguasai infrastrutur visual berbasis internet dan digital layaknya televisi.

Kunjungan K3 ini dilakukan oleh Prodi KPI IPMAFA terdiri dari Kaprodi KPI Isyrokh Fuaidi Sekprodi KPI Arif Chasanuddin, dan Dosen praktisi penyiaran Fajar Adhi Kurniawan (21/12/2021). Isyrokh menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberi ruang kepada mahasiswa KPI dalam melakukan praktek broadcasting sehingga nantinya ilmu lapangan yang diperoleh dari K3 tentu sangat berguna nanti setelah selesai dari bangku kuliah.



Galeri Kunjungan Prodi di Lokasi KKK 2021

 


Selamat Kepada Wisudawan KPI IPMAFA 2021


 



Belajar Menjadi Director of Photography (DoP)


Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengadakan acara Workshop KPI’s Day dengan tema “
How To Be A Good Filmmaker” hari kedua yang diikuti oleh mahasiswa KPI IPMAFA di Auditorium 1 IPMAFA (4/12/2021)Acara tidak hanya diikuti mahasiswa KPI IPMAFA tetapi juga peserta umum dengan tujuan memberi bekal terkait perfilman yang menjadi salah satu skill mahasiswa prodi KPI IPMAFA. Narasumber diisi oleh ahli komunikasi dan digital broadcasting Fajar Adi Kurniawan SIKom M.Si.

Dalam paparannya, Fajar menyampaikan bahwa Director of Photography (DoP) lebih menekankan pada masalah teknis dahulu karena derecting of photography adalah tentang bagaimana cara seseorang membuat (create). Jika seseorang tidak mengetahui teknis maka ia tidak dapat merasakan. Dalam pelatihan tersebut Fajar banyak melakukan presentasi khususnya dalam hal teknis, kamera dan lighting, meski dalam teorinya DoP akan membicarakan banyak hal seperti tentang rasa dan lain-lain. 

"Kalau kita tidak tau teknis kita tentu tidak merasakan, kalau kita merasakan dulu tentu kita tidak paham teknis, lebih baiknya paham teknis dulu terus dapat merasakan dari shot yang saya ambil, jadi pengetahuan tentang teknis ini menjadi sesuatu yang penting untuk teman–teman dalam proses belajar." tuturnya. 

Acara ini adalah pelatihan yang menjadi bagian awal dari proses para mahasiswa belajar di Prodi KPI yang harapannya mahasiswa tidak dituntut menjadi ahli, tapi mendapatkan pengalaman untuk selanjutnya nanti belajar terus menerus. 

(Amrina Rosyada)

DON'T MISS

Berita, Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with by templateszoo