KPI Updates

PMB, Profil, Berita, Gus Rozin, Video, Akademik, KKK

RANDOM NEWS

Artikel, Video, Podcast, Kegiatan

HOT INFO

Berita, Gus Rozin, Hot Info, Talk Show

VIDEO

Video

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, HMPS KPI IPMAFA Sukses Gelar Seminar “Broadcast Journalism Skill”

Pati, (Selasa, 28 April 2026)_ Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) sukses menyelenggarakan seminar jurnalistik dengan mengusung tema “Broadcast Journalism Skill”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang jurnalistik, khususnya dalam live report dan public speaking.

Seminar yang dilaksanakan di Aula II lantai 2 kampus IPMAFA diikuti oleh mahasiswa KPI serta delegasi dari berbagai sekolah MA/SMK sederajat yang ada di wilayah Kabupaten Pati. Acara berlangsung dengan penuh antusias, terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi, tanya jawab dan praktik live report.

Ketua panitia Fihma Haninda Shouma dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan salah satu upaya HMPS KPI dalam membekali mahasiswa dan peserta keterampilan praktis di dunia jurnalistik. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mahasiswa memahami dasar-dasar jurnalistik sekaligus mengasah kemampuan dalam live report maupun dalam public speaking,” ujarnya.

Apresiasi luar biasa atas terselenggaranya kegiatan seminar jurnalistik disampaikan oleh Ketua Program Studi KPI, Siti Asiyah bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh HMPS sebagai wujud nyata untuk memfasilitasi mahasiswa dan peserta dalam Pratik di bidang juranlistik, meskipun produk jurnalistik banyak, hari ini kita belajar bagaimana menjadi seorang reporter dan public speaker yang baik, mari gunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk belajar bersama praktisi media.

Materi seminar disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidang jurnalistik. Kegiatan seminar ini dibagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama dilaksanakan secara daring dan disampaikan oleh Dwi Sapto Soemardi Putro, jurnalis Semarang news. Dwi memaparkan tentang praktik jurnalis di era digita, tantangan media hingga pentingnya kecepatan dan akurasi dalam penyampaian berita. Sesi kedua, dihadiri oleh narasumber Nailin R.A jurnalis sekaligus pimpinan redaksi Lingkar TV, dalam sesi ini narsumber memberikan perspektif praktis dalam dunia broadcasting, mulai proses produksi, Teknik penyampaian informasi di depan layer hingga mengawal praktek live report peserta seminar. Selain itu, peserta juga diberikan tips praktis untuk meningkatkan kualitas berbicara, seperti penggunaan intonasi, kontak mata penggunaan bahasa yang efektif.


Dengan terselenggaranya seminar ini, HMPS KPI berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang komunikasi dan penyiaran. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam kegiatan tersebut.

 



Seminar Jurnalistik "Broadcasting Journalism Skill"


 ðŸŽ¤ Mau jago di dunia jurnalistik, khususnya broadcasting?

HMPS KPI IPMAFA hadir dengan Seminar Jurnalistik bertema “Broadcast Journalism Skill” yang bakal nambah insight dan skill kamu langsung dari praktisinya!

✨ Bersama narasumber:

* Dwi Sapto Soemardi Putro (Jurnalis Semarang News) – Online

* Nailin R.A, S.H., M.H (Pimpinan Redaksi Lingkar TV) – Offline

📅 Selasa, 28 April 2026

🕗 Online: 08.00 – 10.00 WIB (Zoom & Aula 2 IPMAFA)

🕙 Offline: 10.20 – 12.45 WIB (Aula 2 IPMAFA)

💸 HTM: 15K aja!

📌 Daftar sekarang: Terbuka untuk umum

Jangan sampai ketinggalan kesempatan buat upgrade skill jurnalistik kamu! 🚀

Tag temanmu yang butuh ikut juga ya

Mahasiswa KPI IPMAFA Gelar Launching dan Diskusi Tiga Film Bertema Sosial

Pati – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA menggelar launching dan diskusi film bertempat di Aula II kampus IPMAFA Pati pada Kamis (9/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, diputar tiga film karya mahasiswa berjudul Dzon, Nyingkir, dan Welas yang mengangkat isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Film Dzon mengisahkan kesalahan manusia dalam menilai orang lain. Sementara itu, Nyingkir menyoroti relasi antara ayah dan anak laki-lakinya, dan Welas menggambarkan perjuangan orang tua dalam membesarkan anak-anaknya. Ketiga film tersebut merupakan luaran dari Mata Kuliah Sinematografi Film Fiksi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA, Isyrokh Fuaidi, LL.M., menekankan pentingnya proses dalam berkarya. Menurutnya, proses yang panjang akan membentuk kapasitas dan kualitas seorang kreator.

“Proses adalah hal yang panjang. Jika proses itu terlalu cepat, maka kapasitasnya patut dipertanyakan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tiga nilai penting yang dapat dipetik dari proses produksi film. Pertama, proses tersebut melatih kreativitas mahasiswa pada level tinggi. Kedua, produksi film mengajarkan kerja sama tim dan saling memahami antaranggota. Ketiga, hasil dari proses yang dilalui secara maksimal akan memberikan kepuasan, baik bagi pembuat maupun penonton.

Ketua Program Studi KPI IPMAFA, Siti Asiyah, M.Sos, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KPI angkatan 2023 atas karya yang dihasilkan. Ia menegaskan pentingnya rasa percaya diri dalam berkarya.

“Apresiasi luar biasa atas karya mahasiswa KPI yang dihasilkan melalui kerja keras dan berbagai tantangan. Terima kasih kepada dosen pendamping yang telah setia membimbing hingga karya ini terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen pengampu Mata Kuliah Sinematografi Film Fiksi, Fajar Adhi Kurniawan, S.I.Kom., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan launching dan diskusi film seperti ini perlu diagendakan secara konsisten. Hal tersebut dinilai penting untuk membangun iklim berkarya yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang produksi film di lingkungan kampus.

Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para sutradara dari ketiga film. Dalam sesi tersebut, para pembuat film berbagi pengalaman selama proses produksi. Mereka mengungkapkan bahwa ide cerita sering muncul secara spontan, baik dari pengalaman pribadi maupun fenomena sosial di masyarakat yang dinilai layak diangkat ke dalam film.








Mahasiswa KPI IPMAFA Kembali Sabet Juara Speech Contest di Kampung Inggris Pare

 

Pare, (Minggu, 15/02/2026)_Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, prestasi diraih oleh Fihma Haninda Shouma yang berhasil meraih Juara II dalam ajang Speech Contest 2026 yang diselenggarakan Kresna Camp di Kampung Inggris Pare.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KPI IPMAFA memiliki kemampuan public speaking yang unggul serta mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah. Melalui latihan intensif, keberanian tampil, dan penguasaan materi, mahasiswa KPI mampu menunjukkan performa terbaik hingga meraih prestasi.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan mengharumkan nama program studi KPI dan kampus. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa KPI IPMAFA terus aktif mengembangkan kemampuan komunikasi, khususnya dalam bidang public speaking dan penyiaran. Selain itu, prestasi ini juga menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan komunikasi dan public speaking di lingkungan KPI IPMAFA berjalan dengan baik. Tidak hanya fokus pada teori, mahasiswa juga didorong untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai sarana mengasah kemampuan dan pengalaman.

Diharapkan pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, dan berani berkompetisi di berbagai ajang. Dengan semangat berprestasi, mahasiswa KPI IPMAFA diharapkan terus menghadirkan karya dan pencapaian yang membanggakan bagi kampus dan masyarakat.

 

Kuliah Sambil Berkarya! KPI IPMAFA Cetak Generasi Kreatif dan Inspiratif


 ðŸŽ¥Mau Jadi Filmaker, Content Creator, Jurnalis, Broadcaster, atau Public Speaker islami? KPI IPMAFA Solusinya!

Punya mimpi jadi generasi muda yang pandai komunikasi, kreatif bikin konten, dan tetap membawa nilai dakwah?

Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA Pati siap jadi tempat terbaik buat kamu berkembang! 

Di sini kamu bukan cuma kuliah teori  tapi langsung praktik jadi kreator masa depan. 

 ðŸŽ¬ Belajar Produksi Konten dan Media Film, fotografi, desain grafis, podcast, video kreatif, sampai produksi acara TV & digital.

 ðŸŽ¤Upgrade Skill Komunikasi & Public Speaking, Latihan jadi MC, presenter, broadcaster, jurnalis, hingga komunikator dakwah digital. 

 ðŸ“±Siap Jadi Content Creator & Jurnalis Profesional, Belajar strategi media sosial, jurnalistik digital, hingga manajemen media kreatif. 

 ✨ Kenapa Harus KPI IPMAFA?

 ✅ Dakwah kontemporer & digital yang relate dengan Gen Z 

 ✅ Perpaduan komunikasi modern & nilai-nilai Islam 

 ✅ Praktikum di studio TV, radio, podcast & video kreatif 

 ✅ Dosen berpengalaman dan  praktisi media

 ✅ Peluang magang & jaringan media luas 

 ✅ Kampus berbasis pesantren

Salam komunikasi

KPI IPMAFA 

Kuliah Yes Ngaji Oke 

Gelar Pelantikan dan Rakerwil : Mahasiswa KPI IPMAFA Resmi Duduki Kepengurusan Forkomas KPI Jateng-DIY

 
Yogyakarta, (Sabtu, 31/1/2026)_HMPS Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA resmi dilantik sebagai pengurus Forum Komunikasi Nasional (FORKOMNAS) KPI Wilayah III Jawa Tengah - Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelantikan berlangsung di Tabligh Majlis Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Dua mahasiswa KPI IPMAFA yang dilantik yakni Ahmad Ulil Albab sebagai anggota Divisi Broadcast bidang Televisi dan Ummi Durrotun Niha sebagai Koordinator Divisi Jurnalistik. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa KPI dari 16 kampus se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) III FORKOMNAS KPI yang diselenggarakan selama dua hari, mulai 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terpilih sebagai tuan rumah berdasarkan hasil Musyawarah Wilayah (Musywil) FORKOMNAS KPI Wilayah III yang dilaksanakan di Kebumen pada tahun 2025.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, pelantikan pengurus, talkshow, sarasehan, dan nonton bareng. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus Wilayah III serta pemetaan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum dari masing-masing kampus, hingga penutupan dan sesi foto bersama pada Minggu (1/2/2026).

Selain dihadiri mahasiswa KPI dari berbagai kampus, kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Dr. Subkhi Ridho, M.A. selaku Pembina HMJ KPI UMY serta Ibu Twediana Budi Hapsari, Ph.D., anggota DPD ASKOPIS Jateng–DIY, sebagai narasumber talkshow.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Subkhi Ridho menekankan pentingnya etika bagi mahasiswa KPI. Menurutnya, sebagai mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, etika menjadi fondasi utama dalam bersikap dan berkarya di ruang publik. “Etika itu penting, apalagi kita berada di ranah penyiaran Islam. Kita harus mampu menempatkan diri sebaik mungkin,” ujarnya.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Demisioner Ketua FORKOMNAS KPI Wilayah III Jateng–DIY, Isro’. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar FORKOMNAS KPI dapat menjadi wadah bagi mahasiswa KPI untuk berkembang, bertumbuh, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.

Ia juga berharap dukungan dan pendampingan dari para dosen serta pihak kampus dapat terus berlanjut guna menunjang keberlangsungan program-program FORKOMNAS KPI Wilayah III ke depan.

Talkshow yang mengusung tema “Satu Tekad dalam Langkah, Satu Rasa dalam Kebersamaan” menghadirkan Twediana Budi Hapsari, Ph.D. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menyoroti perkembangan teknologi dan perubahan audiens, serta tantangan menjaga nilai-nilai Islam di tengah derasnya arus informasi.

Ia juga menanggapi keresahan mahasiswa terkait gelar akademik lulusan KPI “S.Sos” yang dinilai sebagian pihak kurang merepresentasikan keilmuan KPI. Menurutnya, perdebatan tersebut masih menjadi diskursus hingga kini, namun yang terpenting adalah nilai (value) dan kekhasan individu (distinctiveness).“Semua tergantung pada bagaimana kamu membranding diri. Perbanyak pengalaman, menabung dan jalan-jalanlah. Open your eyes and you can see so many chance,” tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan analisis data, penguasaan bahasa asing khususnya Bahasa Inggris dan Arab serta keterampilan bercerita (storytelling) dan memvisualkan informasi secara sederhana dan mudah dipahami.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sarasehan, nonton bareng, serta rapat kerja wilayah yang diikuti oleh pengurus FORKOMNAS KPI Wilayah III bersama Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum dari masing-masing kampus. Rapat tersebut membahas arah dan program kerja FORKOMNAS KPI Wilayah III ke depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan FORKOMNAS KPI Wilayah III Jateng–DIY dapat semakin solid dalam membangun sinergi antarmahasiswa KPI serta berkontribusi aktif dalam pengembangan keilmuan dan keterampilan di bidang komunikasi dan penyiaran Islam (Zky).




Pelatihan Jurnalistik Radio, Mahasiswa KKK/Magang KPI IPMAFA Diperkaya Wawasan News Director PAS FM Pati

Pati — Pelatihan teknis jurnalistik radio intensif menjadi agenda penting bagi mahasiswa Kuliah Kerja Komunikasi (KKK)/magang Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menjelang masa penarikan, tepatnya satu minggu sebelum program magang berakhir. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh News Director PAS FM Pati, Agus Pambudi, yang memberikan pembekalan praktis terkait proses produksi berita radio.

Dalam pelatihan tersebut, Agus Pambudi menyampaikan materi seputar prosedur perekaman wawancara dan teknik pengeditan audio yang sesuai dengan standar siaran radio. Materi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu menghasilkan berita audio yang layak tayang dan profesional. Seluruh peserta magang tampak antusias mengikuti sesi pelatihan sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja penyiaran.

Sesi pelatihan secara khusus menitikberatkan pada teknik merekam hasil wawancara di lapangan sebagai sumber utama pencarian berita radio. Agus Pambudi menjelaskan pentingnya memperhatikan posisi mikrofon, intonasi narasumber, serta kondisi lingkungan sekitar agar kualitas suara tetap jernih dan informatif.

“Rekaman wawancara adalah nyawa berita radio. Kalau audionya tidak jelas, pesan berita tidak akan sampai ke pendengar,” jelas Agus Pambudi saat memberikan materi.

Selain teknik perekaman, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai proses editing audio, mulai dari pemotongan suara, penggabungan bagian penting, hingga pembersihan noise atau gangguan suara. Mahasiswa diwajibkan menguasai perangkat lunak pengolah audio agar mampu bekerja cepat dan efisien sesuai ritme kerja redaksi radio.

Salah satu peserta magang, Ahmad Muhlisurridho, mengaku pelatihan ini sangat membantunya memahami standar kerja jurnalistik radio secara nyata.

“Kami jadi tahu bahwa produksi berita radio tidak sesederhana merekam suara. Banyak detail teknis yang harus diperhatikan agar hasilnya nyaman didengar dan siap siar,” ungkapnya.

Wawasan yang diberikan oleh News Director PAS FM Pati ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan industri radio saat ini, khususnya dalam bidang jurnalistik audio. Pihak PAS FM berharap pembekalan ini dapat meningkatkan kualitas lulusan magang IPMAFA agar lebih siap bersaing di dunia penyiaran.

Pengalaman memproduksi berita radio dari tahap awal hingga siap siar memberikan pengalaman kerja nyata yang berharga bagi mahasiswa IPMAFA. Penarikan mahasiswa KKK/magang dijadwalkan akan dilakukan setelah mereka menyelesaikan tugas akhir berupa produksi berita audio secara mandiri sebagai bentuk evaluasi akhir pembelajaran.





DON'T MISS

Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with KPI IPMAFA
CS Icon
Contact Close