Semarang, (Rabu, 16/09/2026)_Program Studi
Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi
(monev) Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) mahasiswa sekaligus memperkuat kerja sama
dengan NU Online melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Prodi KPI dalam memastikan
pelaksanaan KKK berjalan optimal sekaligus memperluas jejaring kemitraan di
bidang akademik dan media.
Kegiatan yang berlangsung di
Kantor Sekretariat NU Online Institute, dengan dihadiri Dekan Fakultas
Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Ketua dan Sekretaris Program Studi
Komunikasi dan Penyiaran Islam, Direktur Eksekutif NU Online Institu, Kabiro NU
online Jateng dan mahasiswa peserta KKK, serta pihak NU Online. Dalam
kegiatan tersebut, Prodi KPI melakukan pemantauan terhadap proses dan
perkembangan mahasiswa selama menjalankan KKK di lingkungan media NU Online.
Monev dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan
yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kerja di dunia media. Selain
itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan
kemampuan komunikasi, jurnalistik, produksi konten, serta keterampilan media
digital.
Direktur NU Online, Achmad
Mundzir menyampaikan mahasiswa selama melaksanakan KKK sudah berjalan dengan
baik dan mampu mengikuti apa yang yang menjadi tugasnya, bahkan mahasiswa
berkesempatan ikut dalam Muktamar NU di Jombang selama 6 hari. Selain itu, ia
menyampaikan banyak hal terkait NU Online, mulai dari program Da’i 3 T,
Psikotes hingga isi konten yang ada di NU Online Institute.
Siti Asiyah selaku
Ketua Program Studi KPI, menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediannya NU
Online Institute menerima dan membimbing mahasiswa KPI dalam KKK, kegiatan
kunjungan sekaligus monev merupakan bagian penting dalam pelaksanaan KKK.
Melalui kegiatan tersebut, prodi dapat memperoleh gambaran mengenai pengalaman
mahasiswa di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu
dikembangkan selama program berlangsung.
“Semoga kedepannya prodi KPI mampu
berkolaborasi dengan NU Online Institute” ujarnya.
Selain melakukan monitoring dan evaluasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Prodi KPI IPMAFA dengan NU Online Institute. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, praktik kerja, publikasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang komunikasi dan media.
Kerja sama dengan NU Online
Institute juga menjadi langkah strategis bagi Prodi KPI untuk mendekatkan
mahasiswa dengan dunia profesional. Dengan terlibat langsung dalam lingkungan
media, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori komunikasi dan
jurnalistik, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam proses produksi dan
pengelolaan media digital.
Sementara itu, pihak NU Online
menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap kolaborasi dengan Prodi KPI
dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam pengembangan
kapasitas mahasiswa dan penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan
industri media.
Melalui monev KKK dan
penandatanganan MoU ini, Prodi KPI menegaskan komitmennya untuk terus
menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kolaborasi dengan NU Online diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi
terbangunnya kerja sama berkelanjutan dalam bidang akademik dan media.
Kegiatan tersebut sekaligus
menjadi momentum bagi mahasiswa KKK untuk mendapatkan pengalaman langsung di
dunia media, memperluas jaringan profesional, serta meningkatkan kompetensi
yang dapat menjadi bekal menghadapi tantangan industri komunikasi dan penyiaran
di era digital.










.jpeg)

.jpeg)




Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren Mathaliul Falah Pati.