Pati — Pelatihan teknis jurnalistik radio intensif menjadi agenda penting bagi mahasiswa Kuliah Kerja Komunikasi (KKK)/magang Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menjelang masa penarikan, tepatnya satu minggu sebelum program magang berakhir. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh News Director PAS FM Pati, Agus Pambudi, yang memberikan pembekalan praktis terkait proses produksi berita radio.
Dalam pelatihan tersebut, Agus Pambudi menyampaikan materi seputar prosedur perekaman wawancara dan teknik pengeditan audio yang sesuai dengan standar siaran radio. Materi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu menghasilkan berita audio yang layak tayang dan profesional. Seluruh peserta magang tampak antusias mengikuti sesi pelatihan sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja penyiaran.
Sesi pelatihan secara khusus menitikberatkan pada teknik merekam hasil wawancara di lapangan sebagai sumber utama pencarian berita radio. Agus Pambudi menjelaskan pentingnya memperhatikan posisi mikrofon, intonasi narasumber, serta kondisi lingkungan sekitar agar kualitas suara tetap jernih dan informatif.
“Rekaman wawancara adalah nyawa berita radio. Kalau audionya tidak jelas, pesan berita tidak akan sampai ke pendengar,” jelas Agus Pambudi saat memberikan materi.
Selain teknik perekaman, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai proses editing audio, mulai dari pemotongan suara, penggabungan bagian penting, hingga pembersihan noise atau gangguan suara. Mahasiswa diwajibkan menguasai perangkat lunak pengolah audio agar mampu bekerja cepat dan efisien sesuai ritme kerja redaksi radio.
Salah satu peserta magang, Ahmad Muhlisurridho, mengaku pelatihan ini sangat membantunya memahami standar kerja jurnalistik radio secara nyata.
“Kami jadi tahu bahwa produksi berita radio tidak sesederhana merekam suara. Banyak detail teknis yang harus diperhatikan agar hasilnya nyaman didengar dan siap siar,” ungkapnya.
Wawasan yang diberikan oleh News Director PAS FM Pati ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan industri radio saat ini, khususnya dalam bidang jurnalistik audio. Pihak PAS FM berharap pembekalan ini dapat meningkatkan kualitas lulusan magang IPMAFA agar lebih siap bersaing di dunia penyiaran.
Pengalaman memproduksi berita radio dari tahap awal hingga siap siar memberikan pengalaman kerja nyata yang berharga bagi mahasiswa IPMAFA. Penarikan mahasiswa KKK/magang dijadwalkan akan dilakukan setelah mereka menyelesaikan tugas akhir berupa produksi berita audio secara mandiri sebagai bentuk evaluasi akhir pembelajaran.















Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren Mathaliul Falah Pati.