KPI Updates

PMB, Profil, Berita, Gus Rozin, Video, Akademik, KKK

RANDOM NEWS

Artikel, Video, Podcast, Kegiatan

HOT INFO

Berita, Gus Rozin, Hot Info, Talk Show

VIDEO

Video

Perkuat Sinergi Akademik dan Media, Prodi KPI Gelar Monev KKK dan MoU dengan NU Online Institute

Semarang, (Rabu, 16/09/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) mahasiswa sekaligus memperkuat kerja sama dengan NU Online melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Prodi KPI dalam memastikan pelaksanaan KKK berjalan optimal sekaligus memperluas jejaring kemitraan di bidang akademik dan media.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat NU Online Institute, dengan dihadiri Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Ketua dan Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Direktur Eksekutif NU Online Institu, Kabiro NU online Jateng dan mahasiswa peserta KKK, serta pihak NU Online. Dalam kegiatan tersebut, Prodi KPI melakukan pemantauan terhadap proses dan perkembangan mahasiswa selama menjalankan KKK di lingkungan media NU Online.

Monev dilakukan untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kerja di dunia media. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, jurnalistik, produksi konten, serta keterampilan media digital.

Direktur NU Online, Achmad Mundzir menyampaikan mahasiswa selama melaksanakan KKK sudah berjalan dengan baik dan mampu mengikuti apa yang yang menjadi tugasnya, bahkan mahasiswa berkesempatan ikut dalam Muktamar NU di Jombang selama 6 hari. Selain itu, ia menyampaikan banyak hal terkait NU Online, mulai dari program Da’i 3 T, Psikotes hingga isi konten yang ada di NU Online Institute.

Siti Asiyah selaku Ketua Program Studi KPI, menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediannya NU Online Institute menerima dan membimbing mahasiswa KPI dalam KKK, kegiatan kunjungan sekaligus monev merupakan bagian penting dalam pelaksanaan KKK. Melalui kegiatan tersebut, prodi dapat memperoleh gambaran mengenai pengalaman mahasiswa di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu dikembangkan selama program berlangsung.

“Semoga kedepannya prodi KPI mampu berkolaborasi dengan NU Online Institute” ujarnya.

Selain melakukan monitoring dan evaluasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Prodi KPI IPMAFA dengan NU Online Institute. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, praktik kerja, publikasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang komunikasi dan media.

Kerja sama dengan NU Online Institute juga menjadi langkah strategis bagi Prodi KPI untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia profesional. Dengan terlibat langsung dalam lingkungan media, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori komunikasi dan jurnalistik, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam proses produksi dan pengelolaan media digital.

Sementara itu, pihak NU Online menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap kolaborasi dengan Prodi KPI dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam pengembangan kapasitas mahasiswa dan penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan industri media.

Melalui monev KKK dan penandatanganan MoU ini, Prodi KPI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi dengan NU Online diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terbangunnya kerja sama berkelanjutan dalam bidang akademik dan media.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa KKK untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia media, memperluas jaringan profesional, serta meningkatkan kompetensi yang dapat menjadi bekal menghadapi tantangan industri komunikasi dan penyiaran di era digital.



 

Pantau Perkembangan Mahasiswa KKK, Prodi KPI Adakan Kunjungan dan Monev ke Pemprov Jawa Tengah

 

Semarang, (Rabu, 16/09/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengadakan kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) ke Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat bersama Ketua dan Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IPMAFA.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan akademik sekaligus monitoring evaluasi kegiatan Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) mahasiswa KPI IPMAFA dengan melihat langsung proses mahasiswa dalam melaksanakan praktik komunikasi, pelayanan publik, serta pengelolaan informasi di lingkungan pemerintahan.

Dalam kegiatan KKK di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mahasiswa Nabila Shofwatin Ni’mah mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat sistem kerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan penempatan di bagian Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Hubungan Masyarakat, mahasiswa mampu menyediakan layanan serta mendokumentasikan bernbagai kegiatan public di pemerintah. Selain itu mahasisw didampingi untuk melakukan liputan, dan komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat. Mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai peran media dan komunikasi publik dalam mendukung keterbukaan informasi pemerintah.

Rudy Handoyo selaku Pranata Humas Mahir di PPID Jawa Tengah sekaligus pendamping praktisi mahasiswa menyampaikan bahwa mahasiswa selama melakukan KKK atau magang di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah khususnya di bagian bagian Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Hubungan Masyarakat (Humas) juga diberikan kesempatan untuk mampu mmenyediakan dan memberikan layanan informasi public yang cepat dan tepat serta mampu mendokumentasikan kegiatan-kegiatan di lingkungan pemerintahan, siswa atau mahasiswa yang masuk magang di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga melalui proses seleksi dan wawancara sehingga biro organisasi membagi sesuai kemampuan dan kesesuaian program studi.  

Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA, Isyrokh Fuaidi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menerima serta melihat langsung kondisi mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Komunikasi di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kehadiran kami ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selain melihat langsung kondisi mahasiswa, kami juga mengenalkan kampus di Pati yang di Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat terdiri dari Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam dan Pengembangan Masyarakat Islam yang mungkin bisa sama-sama memiliki kesempatan belajar dan mencari pengalaman di Pemrov Jateng”Ujarnya.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman baru sekaligus memahami tantangan komunikasi di sektor pemerintahan. Mereka dapat mengamati bagaimana informasi disusun, dikelola, dan disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi.

Melalui kegiatan KKK ini, KPI IPMAFA berharap mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, menambah pengalaman lapangan, serta memiliki gambaran yang lebih luas mengenai penerapan ilmu komunikasi dalam kehidupan profesional.

 

Tingkatkan Skil Jurnalistik, Mahasiswa KPI IPMAFA Ikuti NU Online Forum di Jombang

Foto bersama seluruh peserta setelah acara NU Online Forum

        JOMBANG – Dalam upaya memperdalam pemahaman mengenai jurnalistik dan pengelolaan media digital nasional, Shohib, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati berkesempatan mengikuti NU Online Forum. Kegiatan yang digelar di MTs Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (29/8/2026) ini berlangsung semarak. Sebanyak 86 peserta antusias mengikuti forum yang menjadi bagian dari rangkaian agenda menyemarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tersebut.

        Forum bertajuk “Belajar Jurnalistik, Mengenal Alur Kerja Redaksi, dan Membuka Peluang Menjadi Bagian dari Kontributor NU Online” ini memberikan wawasan berharga bagi Shohib. Melalui ajang ini, ia diajak untuk menyelami sejarah NU Online, yang berawal dari keresahan atas kurangnya komunikasi antara pengurus dan warga NU, hingga kini sukses tumbuh menjadi media nasional yang bisa   diakses puluhan juta orang.

        Keikutsertaan dalam forum ini memberikan kesan dan pemahaman mendalam bagi Shohib secara pribadi. Ia mengaku mendapat banyak pengetahuan terkait manajemen media digital yang langsung berkaitan dengan latar belakang studinya di kampus.

            "Sebagai mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), kegiatan ini sangat relevan dan membuka wawasan kami tentang bagaimana dapur redaksi media sekelas NU Online bekerja secara profesional. Tidak hanya soal pemberitaan, tetapi juga bagaimana pesan dakwah dapat dikemas secara efektif di era digital," ujar Shohib di sela-sela acara.

            Shohib juga menambahkan bahwa peluang menjadi kontributor merupakan motivasi terbesarnya mengikuti acara ini. "Adanya ruang untuk menjadi kontributor adalah kesempatan emas bagi saya untuk mulai mempraktikkan ilmu jurnalistik secara nyata di media nasional," tambahnya.

Foto Jajaran redaksi NU Online yang menjadi narasumber

        Sejumlah jajaran pimpinan dan pengelola redaksi NU Online hadir langsung memberikan pembekalan mendalam kepada para peserta. Di antaranya adalah Direktur Utama NU Online Hamzah Sahal, Direktur NU Online Institute Ahmad Mundzir, Pemimpin Redaksi Ivan Aulia Ahsan, Redaktur Eksekutif Mahbib Khoiron, Redaktur Pelaksana Warta Fathoni, Redaktur Warta Muhammad Syakir Niamilah Fiza, serta Redaktur Pelaksana Keislaman Alhafiz Kurniawan dan Redaktur Keislaman Amien Nurhakim.

       Melalui keikutsertaan dalam NU Online Forum ini, diharapkan keterampilan teknis dan kesiapan akademiknya semakin terasah, sehingga siap mengambil peran aktif sebagai jurnalis muda yang mendakwahkan Islam rahmatan lil 'alamin di ruang digital.

Pantau Perkembangan Mahasiswa, Prodi KPI IPMAFA Gelar Monev KKK di Prokompim Pati

Pati, (Kamis, 27/08/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) mahasiswa di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pemantauan terhadap perkembangan mahasiswa sekaligus memastikan pelaksanaan KKK berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Kunjungan Monev ini menjadi kesempatan bagi Prodi KPI IPMAFA untuk melihat secara langsung aktivitas mahasiswa selama menjalani KKK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Selain melakukan evaluasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan mempererat kerja sama antara pihak kampus dengan instansi tempat mahasiswa melaksanakan praktik. Selama menjalani KKK di Prokompim Pati, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai praktik komunikasi di lingkungan pemerintahan. Mahasiswa berkesempatan mempelajari berbagai aktivitas yang berkaitan dengan komunikasi publik, keprotokolan, dokumentasi kegiatan pimpinan, penyusunan informasi, serta publikasi kegiatan pemerintahan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Pengalaman terjun langsung ke lingkungan kerja juga membantu mahasiswa memahami bagaimana komunikasi dilakukan secara profesional, terstruktur, dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala bagian Prokompim Kabupaten Pati Uun Alfiyana menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Prodi KPI IPMAFA. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKK menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia kerja sekaligus belajar mengenai praktik komunikasi di lingkungan pemerintahan.

“Kami menyambut baik mahasiswa IPMAFA yang melaksanakan KKK atau magang di Prokompim. Selama berada di sini, mahasiswa dapat belajar secara langsung bagaimana komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat dilakukan dalam lingkungan pemerintahan, mahasiswa juga ikut andil ke lapangan dalam membuat berita, mengambil video, editing sampai kepada publish berita. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Ia juga berharap mahasiswa dapat mengikuti seluruh proses KKK dengan aktif dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan, terutama dalam bidang komunikasi, dokumentasi, publikasi, dan pelayanan informasi kepada masyarakat.


Sementara itu, Kepala Program Studi (Kaprodi) KPI IPMAFA Siti Asiyah menyampaiakn terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Pati khususnya bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) atas diterimanya dan diberikan kesempatan untuk belajar langsung di dunia kerja. Selain itu, juga meluangkan waktu kepada KPI IPMAFA untuk melakukan monev karena kegiatan ini merupakan bagian penting dalam pelaksanaan KKK. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk memantau aktivitas mahasiswa, tetapi juga memastikan pengalaman yang diperoleh mahasiswa relevan dengan kompetensi yang dipelajari di Program Studi KPI.

“KKK merupakan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang selama ini diperoleh di kampus. Kami berharap mahasiswa tidak hanya menyelesaikan tugas akademik, tetapi juga mampu mendapatkan pengalaman, keterampilan, dan pemahaman baru mengenai dunia kerja,” ungkapnya.

Kaprodi KPI IPMAFA juga mengapresiasi Prokompim Kabupaten Pati yang telah memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar dan terlibat dalam berbagai kegiatan komunikasi di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, pengalaman tersebut sangat penting bagi mahasiswa KPI karena memiliki keterkaitan erat dengan bidang komunikasi publik, media, dan penyiaran. Melalui kegiatan Monev ini, Prodi KPI IPMAFA berharap pelaksanaan KKK di Prokompim Kabupaten Pati dapat terus berjalan dengan baik. Mahasiswa juga diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, meningkatkan profesionalitas, serta membangun kesiapan menghadapi dunia kerja.

Kegiatan KKK di Prokompim Pati menjadi salah satu bentuk nyata upaya Prodi KPI IPMAFA dalam mendekatkan mahasiswa dengan dunia profesional. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam berbagai situasi dan lingkungan kerja.

 

Kembangkan Kompetensi Penyiaran, Prodi KPI IPMAFA Kunjungi Mahasiswa KKK di PAS FM Pati

 

Pati, (Kamis, 27/08/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) melakukan kunjungan ke Radio PAS FM Pati sebagai bagian dari kegiatan monitoring pelaksanaan Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) mahasiswa. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelaksanaan KKK sekaligus mengetahui perkembangan mahasiswa selama menjalani praktik di dunia kerja, khususnya di bidang penyiaran dan jurnalistik.

Dalam kunjungan tersebut, Prodi KPI IPMAFA berdialog dengan pihak PAS FM Pati serta mahasiswa yang sedang melaksanakan KKK. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi dan komunikasi antara pihak kampus, lembaga mitra, dan mahasiswa agar pelaksanaan KKK dapat berjalan dengan baik serta memberikan pengalaman yang maksimal bagi mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan PAS FM Pati Erna Yasmin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Prodi KPI IPMAFA. Ia mengatakan bahwa keberadaan mahasiswa KKK di PAS FM menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk mengenal dunia penyiaran dan jurnalistik.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga perlu mendapatkan pengalaman langsung di lapangan. Selama berada di PAS FM, kami berupaya memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar, berproses, dan terlibat dalam kegiatan penyiaran maupun jurnalistik, mahasiswa tidak harus ngantor tapi bisa ke lapangan dan menyelesaikan tugas setiap harinya” ujarnya.

Sementara itu, praktisi pendamping KKK PAS FM Pati Agus Pambudi menjelaskan bahwa mahasiswa selama menjalani KKK diarahkan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kerja jurnalistik dan penyiaran. Mulai dari mencari informasi, melakukan wawancara, peliputan, dokumentasi, hingga mengolah bahan berita.Menurutnya, proses tersebut penting untuk membangun keberanian dan keterampilan mahasiswa ketika berhadapan langsung dengan narasumber maupun masyarakat.

“Selama KKK, mahasiswa kami dorong untuk aktif di lapangan. Mereka belajar bagaimana mencari informasi, melakukan wawancara, menyusun berita, dan memahami proses kerja media secara langsung,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Program Studi (Kaprodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA Siti Asiyah menyampaikan ucapan terimakasih kepada PAS FM atas kesediannya mendampingi dan membimbing mahasiswa dalam kegiatan KKK karena kegiatan KKK merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengenal dinamika dunia kerja secara nyata. 

“Kami berharap KKK ini tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi benar-benar menjadi ruang belajar bagi mahasiswa. Pengalaman di lapangan akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi komunikasi, jurnalistik, dan penyiaran,” ungkapnya.

Kaprodi KPI IPMAFA juga mengapresiasi PAS FM Pati yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan terlibat secara langsung dalam aktivitas media. Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga media sangat penting dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kunjungan tersebut, Prodi KPI IPMAFA berharap pelaksanaan KKK di PAS FM Pati dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pengalaman, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional di bidang komunikasi dan penyiaran.

Kunjungan Prodi KPI IPMAFA ke PAS FM Pati juga menjadi bentuk komitmen program studi dalam memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi yang dipelajari selama menempuh pendidikan. Melalui kegiatan KKK, mahasiswa diharapkan mampu mengenal lebih dekat dunia industri komunikasi dan penyiaran sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Selain sebagai kegiatan monitoring, kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan dan kerja sama antara Prodi KPI IPMAFA dengan PAS FM Pati. Sinergi antara institusi pendidikan dan media menjadi bagian penting dalam memberikan ruang pembelajaran yang lebih nyata bagi mahasiswa.

Dengan adanya KKK di PAS FM Pati, mahasiswa KPI IPMAFA diharapkan tidak hanya memahami teori komunikasi dan penyiaran di dalam kelas, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung di dunia kerja. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menjadi insan komunikasi dan penyiaran yang profesional.

Jalani KKK di Studio NU Online Semarang, Mahasiswa IPMAFA Ikut Muktamar NU ke-35

Foto saat kegiatan promosi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026

Jombang -  Menjalani Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) di Studio NU Online Semarang, Dayat, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), mendapat kesempatan ikut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. 

Dayat terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari pengalaman KKK di Studio NU Online sekaligus  untuk membantu tim NU Online Institute memperkenalkan layanan Psikotes gratis kepada  warga Nahdliyin. Salah satunya saat promosi di kegiatan  GERNAS PESANTRENKU AMAN: "Halaqoh Pengasuh Muda untuk Pencegahan Kekerasan di Pesantren" pada hari  Kamis, 27 Agustus 2026 di PP Darul Ulum Rejoso, Jombang. Yang dimana salah satu pengisi acaranya adalah Ketua PBNU bidang Kesejahteraan Rakyat, Alissa Wahid.

Foto : (Fiqry/TVNU).

Kesempatan tersebut memberikan ruang bagi Dayat untuk menerapkan kemampuan komunikasi yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi kerja yang lebih profesional. Bagi Dayat, keterlibatan di NU Online Institute dalam promosi tersebut menjadi pengalaman baru.

“ ini menjadi pengalaman pertama saya bisa ikut jadi bagian dari NU Online Institute dan juga berkesempatan bertemu tokoh besar NU Alissa Wahid Ketua PBNU bidang Kesejahteraan Rakyat dan ini menjadi momentum yang tidak terlupakan,” ujar Dayat

Selain itu, Dayat juga ikut tergabung dalam tim NU Online institute. NU Online Institute adalah platform pembelajaran digital yang dikembangkan oleh Nahdlatul Ulama untuk memberikan akses pendidikan Islam yang berkualitas kepada seluruh umat Muslim, khususnya  warga Nahdliyin. Salah satu rangkaian kegiatan NU Online institute di muktamar adalah Promosi Layanan Psikotes  gratis sepesial muktamar nu ke 32. yaitu memperkenalkan layanan psikotes gratis NU Online Institute kepada para  warga Nahdliyin  yang ada di muktamar.

 

Foto saat kegiatan promosi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026

    Dari kegiatan tersebut, Dayat mendapatkan pengalaman dan wawasan baru, khususnya dalam berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat luas. Keterlibatannya dalam kegiatan Muktamar NU ke-35 juga menjadi kesempatan bagi Dayat untuk mengasah kemampuan komunikasi, membangun relasi dengan berbagai kalangan, serta memahami bagaimana sebuah kegiatan publik dikelola secara profesional. Selain itu, pengalaman selama menjalani KKK di Studio NU Online Semarang memberikan gambaran secara langsung mengenai dunia kerja, khususnya di industri media dan penyiaran. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi Dayat untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studinya.

 

 


Asah Keterampilan Penyiaran, Mahasiswa KPI IPMAFA Praktik Langsung Divisi Swicer di Master Control Room Jogja TV

 

(Foto suasana master control room pada saat program Langenswara Karokowe Kunjungan)

Yogyakarta – Ulil, Mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) dengan terjun langsung ke dunia penyiaran profesional di stasiun televisi lokal, Jogja TV. Dalam kegiatan tersebut, Ulil dipercaya untuk mengoperasikan di divisi Master Control Control (MCR) sebagai operator switcher.

Kegiatan praktikum lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata serta memperdalam pemahaman teknis mahasiswa di dunia industri penyiaran televisi profesional. Ulil tidak hanya mempelajari teori produksi siaran, melainkan langsung mengoperasikan panel perpindahan tampilan visual. Posisi ini menuntut konsentrasi tinggi karena bertanggung jawab penuh atas pemilihan visual ditayangkan secara live maupun tapping di ruang MCR Jogja TV.

(Foto saat live program Langenswara Karokowe)

    Melalui bimbingan langsung dari praktisi media profesional di Jogja TV, Ulil belajar menyelaraskan ritme kerja antara alur skrip, dinamika di studio, agar tampilan di layar kaca tetap halus dan presisi.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya terlibat langsung menjadi seorang switcher di sebuah stasiun televisi, biasanya saya hanya live di acara acara yang ada di kampus, tetapi saat ini saya bisa live mengoperasikan switcher secara langsung di program siaran yang ada di JOGJA TV. Menjadi seorang switcher harus melatih kedisiplinan dan respon cepat. Setiap detik sangat berharga di ruang kontrol, karena kesalahan kecil dalam memilih tombol transisi bisa berdampak langsung pada kualitas siaran. Awalnya itu saya kaget waktu live langen suoro karokowe, soalnya kita itu harus bisa menyesuaikan ritme lagu untuk perpindahan nya agar gambar itu tidak nabrak dan transisinya bisa mulus," ujar ulil.

    Melalui kegiatan KKK yang masih berlangsung ini, Ulil tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan industri penyiaran, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi teknis, kemampuan jurnalistik, kreativitas, serta sikap profesional yang menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja di bidang media industri penyiaran.

DON'T MISS

Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with KPI IPMAFA
CS Icon
Contact Close