KPI Updates

PMB, Profil, Berita, Gus Rozin, Video, Akademik, KKK

RANDOM NEWS

Artikel, Video, Podcast, Kegiatan

HOT INFO

Berita, Gus Rozin, Hot Info, Talk Show

VIDEO

Video

Mahasiswa KPI IPMAFA Praktik Kehumasan di Konferensi Pers Ramayana Ballet


 (Foto bersama pihak Ramayana Ballet Purawisata bersama media se Yogyakarta pada 10 Agustus 2026)

    Yogyakarta – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), Ivan, mendapat kesempatan terlibat langsung dalam kegiatan kehumasan Jogja TV melalui konferensi pers perayaan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata. Kegiatan tersebut berlangsung di Gazebo Garden, Tasneem Hotel Malioboro, Yogyakarta, pada Minggu (9/8/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Ivan hadir sebagai perwakilan Jogja TV dan mengikuti rangkaian konferensi pers serta berinteraksi dengan pihak penyelenggara dan tamu undangan. Keterlibatan ini menjadi bagian dari pengalaman Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) yang tengah dijalaninya di Jogja TV.

(Foto Konferensi Pers Ramayana Ballet Purawisata dan pernyataan Ibu Dr. dr. Ulla Nuchrawaty Usman M.M pada 10 Agustus 2026)

    Kesempatan tersebut memberikan ruang bagi Ivan untuk menerapkan kemampuan komunikasi dan membangun relasi yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi kerja yang lebih profesional. Selain menghadiri kegiatan, ia juga dapat mengamati secara langsung bagaimana media berinteraksi dengan penyelenggara kegiatan dan berbagai pihak dalam sebuah agenda publik.

    Konferensi pers tersebut mengangkat perjalanan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata dengan tema “50 Tahun Mengabdi, Menjaga Warisan Budaya”. Dalam konferensi pers itu, penyelenggara memaparkan perjalanan Ramayana Ballet Purawisata selama lima dekade serta berbagai agenda yang telah dilaksanakan sejak awal 2026 hingga puncak perayaan ulang tahun ke-50 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (10/8/2026).

    Bagi Ivan, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru. Ia mengaku baru pertama kali mendapat kesempatan menjalankan tugas yang berkaitan dengan kehumasan, khususnya dalam sebuah agenda resmi yang dihadiri berbagai pihak.

    “Ini menjadi pengalaman pertama saya terlibat dalam kegiatan kehumasan, terlebih mewakili stasiun televisi dalam acara resmi. Dari kegiatan ini saya bisa belajar bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi dengan pihak eksternal dalam lingkungan kerja profesional,” ujar Ivan.

    Melalui kegiatan tersebut, Ivan tidak hanya memperoleh pengalaman menghadiri agenda resmi, tetapi juga memahami secara lebih konkret peran humas dan media dalam membangun komunikasi dengan publik. Pengalaman ini menjadi bagian dari proses pembelajaran selama KKK sekaligus memperluas pemahamannya mengenai dunia kerja di industri penyiaran.


Belajar di Balik Layar Jogja TV, Mahasiswa Perluas Pengalaman di Dunia Penyiaran

(Foto closing segment program  Langenswara Karokowe yang merupakan program reguler Jogja TV pada 20/07/26)

    Yogyakarta – Menjalani Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) di stasiun televisi menjadi kesempatan bagi mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus mengenal secara langsung proses kerja industri penyiaran. Kesempatan tersebut tengah dimanfaatkan Riska Setya Ningrum, mahasiswa KPI Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), melalui kegiatan KKK di Jogja TV dengan penempatan pada divisi program siaran.

    Dalam kegiatan yang masih berlangsung tersebut, Riska memilih divisi program setelah sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk bergabung di divisi pemberitaan (news). Pilihan tersebut didasarkan pada keinginannya untuk memahami secara lebih mendalam proses produksi program televisi, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan produksi, hingga program siap disajikan kepada khalayak.

    Di divisi program, Riska bertugas sebagai asisten produser dan mendampingi tiga produser Jogja TV, yakni Irawan yang akrab disapa Simbah, Bagus, dan Kris. Berbagai tugas dijalankan Riska dalam mendukung proses produksi program, antara lain membantu mempersiapkan kebutuhan produksi, mengondisikan peserta atau audiens, menyiapkan dan membagikan rundown kepada kru, serta bertugas sebagai floor director (FD).

(Foto mempersiapkan rundown siap print untuk program Langenswara Karokowe pada 10/08/2026)

    Selain itu, Riska juga turut mengamati jalannya proses produksi dan siaran untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan. Keterlibatan tersebut membuat Riska tidak hanya belajar mengenai teknis produksi, tetapi juga memahami koordinasi antar kru yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan program televisi.

    Tidak hanya berkutat di divisi program, Riska juga memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan kehumasan Jogja TV. Salah satunya dengan mewakili Jogja TV dalam konferensi pers HUT ke-50 Ramayana Ballet Purawisata Yogyakarta yang digelar di Yogyakarta pada Minggu (9/8/2026).

(Foto dokumentasi setelah konferensi pers di Ramayana Ballet Purawisata pada 09/08/26)

    Menurut Riska, keterlibatan dalam kegiatan kehumasan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan aktivitasnya sehari-hari di divisi program. Ia berkesempatan mengenal secara langsung bagaimana sebuah lembaga media membangun komunikasi dan menjalin hubungan dengan pihak eksternal serta berinteraksi dengan berbagai media.

    Pengalaman tersebut memperluas pemahaman Riska mengenai dunia kerja di industri penyiaran. Baginya, kegiatan KKK tidak hanya menjadi sarana untuk menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan keterampilan, membangun pengalaman profesional, dan memahami dinamika kerja di lingkungan industri televisi.

    Dengan kegiatan KKK yang masih berlangsung, Riska terus memperoleh pengalaman melalui berbagai aktivitas di Jogja TV. Selain fokus pada bidang program siaran, keterlibatannya dalam kegiatan kehumasan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih luas berbagai bidang kerja yang saling mendukung dalam industri penyiaran.


Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Prodi KPI Selenggarakan Evaluasi dan Review Kurikulum

 

Pati, (Kamis,30/07/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA menggelar kegiatan Evaluasi dan Review Kurikulum sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan serta penyesuaian kurikulum dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan dunia kerja, dan kebijakan pendidikan tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Laboratorium Bahasa Lantai 3 Kampus IPMAFA yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, dosen Prodi KPI, praktisi, alumni, pengguna lulusan (stakeholder), serta mitra akademik. Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun berbagai masukan dalam rangka menyempurnakan kurikulum agar semakin relevan dengan tantangan dan kebutuhan zaman.

Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Isyrokh Fuaidi, LL.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa evaluasi kurikulum dilaksanakan secara berkala atau setiap lima tahun sekali untuk mencapai lulusan yang standar dan sesuai kebutuhan industry penyiaran. “IPMAFA memiliki tiga tantangan yakni transformasi nilai pesantren sebagai budaya dan amanah, transformasi pengetahuan dan transformasi skill, dalam di era yang kompleks adanya Artifical Intelligence, generasi Z dan Gen Alpha menjadi daya juang sekaligus tantangan bersama sehingga kita tidak menyandingkan teknologi dan kebutuhan dengan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.”Ujarnya.

Selanjutnya materi kurikulum disampaiakan oleh Ketua Program Studi KPI IPMAFA, Siti Asiyah, dengan memaparkan tentang Profil lulusan Capaian pembelajaran lulusan, peta kurikulum dan struktur mata kuliah. Selain itu, tujuan diadakannya evaluasi dan review kurikulum tidak hanya memenuhi standar nasional Dikti melainkan bagaiamana memberikan dampak positif untuk perkembangan dan kemajuan KPI kedepannya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendiskusikan berbagai aspek kurikulum, mulai dari profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur mata kuliah, metode pembelajaran, hingga penguatan kompetensi di bidang komunikasi digital, penyiaran, jurnalistik, public speaking, produksi konten kreatif, dan dakwah berbasis media digital bahkan penggunan AI di era digital.

Selain sesi diskusi, kegiatan juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi dasar penyusunan kurikulum terbaru. Rekomendasi disampaikan Ahmad Kholidi sebagai Direksi Pas FM Pati, Nailin RA sebagai Pimpinan Redaksi Lingkar TV, akademisi, mitra dan alumni. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan evaluasi dan review kurikulum ini, Prodi KPI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, serta siap menghadapi dinamika perkembangan dunia komunikasi, penyiaran, dan dakwah di era digital.



KPI IPMAFA Sukses Gelar KineFest 2026, Panggung Karya Anak Bangsa Menuju Industri Film Indonesia

 

Pati, (Selasa, 30/06/2026)_Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) sukses menyelenggarakan KineFest 2026, sebuah festival sinema yang menjadi ruang apresiasi sekaligus pengembangan kreativitas anak bangsa di bidang perfilman. Kegiatan ini menghadirkan pemutaran film karya pemenang festival baik kategori mahasiswa/umum maupun kategori pelajar.

Kegiatan KineFest 2026 dilaksanakan di Aula 2 Lantai 2 Kampus IPMAFA dengan mengusung tema “Sinema Anak Bangsa” kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Prodi dan HMPS KPI IPMAFA dalam mengembangkan kompetensi serta memberikan ruang pada sineas Indonesia. Festival ini juga menjadi wadah bagi penggiat film untuk menampilkan karya terbaik yang lahir dari proses kreatif, riset, hingga produksi yang dilakukan secara kolaboratif.

Ketua Program Studi KPI IPMAFA, Siti Asiyah menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya KineFest 2026. “Adanya kegiatan festival film menjadi ajang sekaligus kesempatan untuk penggiat film dalam menunjukkan kreativitas dan karya-karya terbaiknya, selebihnya harapan kedepan dapat menyelenggrakan festival-festival lain dan dengan skala International” Ujarnya.  

Acara KineFest 2026 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Program Studi dan HMPS Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) beserta seluruh panitia dan mahasiswa yang telah berhasil menyelenggarakan festival film tersebut. Menurutnya, KineFest menjadi ruang yang penting bagi masyarakat untuk menikmati karya-karya film yang memiliki kualitas cerita, visual, dan pesan yang kuat.

Pemutaran karya film terbaik, screening dan diskusi film menjadi lanjutan rangkaian kegiatan menarik dalam awarding dan puncak KineFest, kegiatan ini dipandu oleh Fihma Haninda Shouma mahasiswi prodi KPI beserta dua narasumber  Dhanang Heri Wibisono dan Fajar Adhi Kurniawan. Antusias peserta dan penonton terlihat sepanjang kegiatan. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan, kritik, dan saran yang membangun bagi para pembuat film.

Rangkaian KineFest 2026 ditutup dengan prosesi penyerahan cendera mata kepada narasumber sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan inspirasi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan apresiasi kepada para pemenang dari berbagai kategori perlombaan sebagai bentuk penghormatan atas kreativitas, dedikasi, dan kualitas karya yang telah ditampilkan. Momen tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat, sekaligus menjadi penutup yang berkesan bagi seluruh rangkaian KineFest 2026. Diharapkan, festival ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang mendorong lahirnya karya-karya film anak bangsa yang inovatif, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang mampu bersaing di berbagai festival film tingkat nasional maupun International. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Prodi KPI IPMAFA dalam mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, dan kompeten di bidang Komunikasi, Penyiaran, serta industri media digital.

 


Kuliah KPI IPMAFA Kini Hadir di Fadlun Nafis Bangsri Jepara

 

Ingin kuliah tanpa harus jauh dari lingkungan pesantren? Kini Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA membuka kelas perkuliahan di Yayasan Fadlun Nafis Bangsri Jepara, menghadirkan pendidikan tinggi yang memadukan keunggulan akademik, keterampilan komunikasi, dan nilai-nilai pesantren. Program ini tetap mengusung visi KPI IPMAFA sebagai pusat pendidikan dan riset komunikasi berbasis nilai-nilai pesantren.

Kuliah Dekat, Ngaji Dapat, Ilmu Berkualitas

Kelas KPI Fadlun Nafis dirancang bagi santri, alumni pesantren, maupun masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang komunikasi dan penyiaran Islam tanpa meninggalkan lingkungan yang religius dan kondusif.

Di sini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori komunikasi, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan praktis yang dibutuhkan di era digital, seperti:

  • Public Speaking
  • Jurnalistik
  • Broadcasting (TV, Radio, dan Podcast)
  • Content Creator
  • Fotografi dan Videografi
  • Desain Komunikasi Visual
  • Dakwah Digital
  • Manajemen Media Sosial

Kurikulum KPI IPMAFA mengintegrasikan ilmu komunikasi modern dengan nilai-nilai keislaman sehingga menghasilkan lulusan yang profesional, kreatif, dan berakhlak.

Mengapa Memilih KPI IPMAFA di Fadlun Nafis Bangsri?

  • Belajar di lingkungan pesantren yang nyaman dan religius.
  • Didukung dosen akademisi dan praktisi komunikasi.
  • Berbasis praktik melalui laboratorium broadcasting dan produksi media.
  • Mengembangkan kompetensi di bidang media digital dan dakwah kontemporer.
  • Lulusan memiliki peluang karier sebagai jurnalis, penyiar, content creator, humas, praktisi media, digital marketer, maupun dai digital.
  • Kuliah hanya 2 hari dan fleksibel 

Segera Daftar

Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari generasi komunikator muslim yang kreatif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia digital.

Pendaftaran Mahasiswa Baru KPI IPMAFA Kelas Fadlun Nafis telah dibuka.

Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi:

Atau hubungi narahubung yang tertera pada poster untuk mendapatkan informasi mengenai pendaftaran, jadwal kuliah, dan persyaratan administrasi.

 

Bekali Mahasiswa Sebelum Terjun Lapangan, Prodi KPI Adakan Sosialisasi Kuliah Kerja Komunikasi

Pati, (Kamis, 18 Juni 2026)_ Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar kegiatan Sosialisasi Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) sebagai upaya membekali mahasiswa sebelum melaksanakan praktik lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Bahasa lantai 3 Kampus IPMAFA dan diikuti oleh mahasiswa peserta KKK semester enam.

Kegitana sosialisasi Kuliah kerja Komunikasi (KKK) bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait mekanisme pelaksanaan, ketentuan administrasi, serta teknis kegiatan yang akan dijalankan selama Kuliah Kerja Komunikasi. Selain itu, mahasiswa juga diberikan arahan mengenai etika, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan program di instansi maupun lembaga mitra tempat pelaksanaan KKK.

Sekretaris Program Studi KPI, Fajar Adhi Kurniawan, M.Si menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Komunikasi merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa mengaplikasikan ilmu komunikasi dan broadcasting secara langsung di dunia kerja. “Melalui KKK, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, memperluas pengalaman, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya sesuai passion” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi KKK ini, para peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tahapan pelaksanaan KKK, administrasi KKK hingga penyusunan laporan. Sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif turut dimanfaatkan mahasiswa untuk menggali informasi terkait pelaksanaan KKK. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Prodi KPI berharap mahasiswa dapat mempersiapkan diri secara optimal sehingga pelaksanaan Kuliah Kerja Komunikasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun instansi tempat pelaksanaan KKK.

 

FORMULIR PERMOHONAN SURAT KAMPUS

DON'T MISS

Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with KPI IPMAFA
CS Icon
Contact Close