Pesan Kyai Husnan Untuk Ambil Kerberkahan Bulan Ramadan


Di tahun 2023, Ipmafa kembali melaksanakan kegiatan buka bersama (buker) dan santunan kepada anak yatim bertepatan di minggu akhir bulan Ramadan 1444 H, Senin (17/4/2023). Diikuti oleh semua pejabat, karyawan dan sivitas akademika kampus, bukber juga dimeriahkan dengan kegiatan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak. Menjelang buka, peserta juga diberika tausiah atau nasehat yang disampaikan oleh KH Ahmad Husnan Basuni Wedarijaksa.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang agung dan penuh kerberkahan karena semua amal perbuatan dan ibadah dilipatgandakan. Dalam kerbekahan itu, maka orang Muslim harus dapat mesnyukurinya dengan benar. Syukur di sini tidak hanya sebatas lisan seperti berkata alhamdu lillah tetapi juga harus diupayakan terwujud dalam aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Selanjutnya dalam tausiahnya Kyai Husnan menyampaikan bahwa sebagai orang yang beriman untuk mengantisipasi enam perkara asing yang dapat menimpa orang Islam di zaman ini. Husnan mengutip kitab Nashaihul ‘Ibad karya Syihabuddin Ahmad bin Hajar al-Asqalani yang berbunyi:

سِتَّةُ أَشْيَاءَ هُنَّ غَرِيْبَةٌ فِيْ سِتَّةِ مَوَاضِعَ: اَلْمَسْجِدُ غَرِيْبٌ فِيْمَا بَيْنَ قَوْمٍ لَا يُصَلُّوْنَ فِيْهِ، وَالْمُصْحَفُ غَرِيْبٌ فِيْ مَنْزِلِ قَوْمٍ لَا يَقْرَؤُوْنَ فِيْهِ، وَالْقُرْآنُ غَرِيْبٌ فِيْ جَوْفِ الْفَاسِقِ ، وَالرَّجُلُ الْمُسْلِمُ غَرِيْبٌ فِيْ بَيْتِ امْرَأَةٍ رَدِيْئَةٍ سَيِّئَةِ الْخُلُقِ، وَالْمَرْأَةُ الْمُسْلِمَةُ الصَّالِحَةُ غَرِيْبَةٌ فِيْ بَيْتِ رَجُلٍ ظَالِمٍ سَيِّئِ الْخُلُقِ، وَالْعَالِمُ غَرِيْبٌ بَيْنِ قَوْمٍ لَا يَسْتَمِعُوْنَ إِلَيْهِ

Menurut Rasulullah SAW, jumlahnya ada enam perkara.

Pertama, masjid menjadi bangunan yang aneh yang berada di tengah-tengah perkampungan penduduknya karena orang-orang di perkampungan itu enggan melaksanakan ibadah shalat di masjid.

Kedua, mushaf Alquran menjadi perkara aneh di dalam rumah orang-orang yang hanya mengoleksi namun mereka tidak membacanya. Kitab suci ini dipajang di rak dan jarang sekali dibaca, apalagi dihayati makna dan kandungannya. 

Ketiga, Alquran juga menjadi aneh karena berada di tangan orang-orang fasiq dimana mereka secara terang-terangan sering melakukan kejahatan dan perbuatan dosa dengan dalih agama.

Keempat, keanehan yang terjadi bagi suami soleh yang tinggal di rumah dengan seorang istri yang tidak memiliki akhlak. 

Kelima, juga aneh sekali karena ada perempuan solihah yang bersuami laki-laki tidak berakhlak.

Keenam, aneh sekali, orang alim yang memahami ilmu agama berada di tengah-tengah masyarakat, namun masyarakat sudah enggan lagi mendengar fatwa-fatwanya. Petuah-petuahnya hanya dijadikan tontonan bukan dijadikan tuntunan.

Call for Papers - Jurnal Muashir KPI IPMAFA Vol 1 Tahun 2023


Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam is a scientific journal published by the Islamic Communication and Broadcasting Study Program, Faculty of Da'wah and Community Development, Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati. The journal, which is published twice a year (May and November), is dedicated to the publication of research results and studies on da'wah and Islamic communication. Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam becomes a means of disseminating the results of quality research and studies on Islamic Da'wah and Communication including Islamic Communication, communication strategies, Journalism, Media and Film Studies, Media literacy and new media, and Digital Da'wah.

The manuscript review of Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam involves professional reviewers according to their scientific fields. The review process is carried out transparently and fairly regardless of race, gender, ethnicity, religion, or group. Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam provides open access to published articles. Everyone can freely download articles in this journal on the https://journal.ipmafa.ac.id/index.php/muashir page free of charge.

The scope of Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam is:

  1. Ethics and Mass Communication.
  2. Ethics and Islamic Communication.
  3. Communication Strategy.
  4. Journalism, Television and Film.
  5. Media studies: Media effects, media literacy and new media.
  6. Digital Da'wah.
  7. Digital Society and Disruption.

DON'T MISS

Berita, Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with by templateszoo