Kuliah di KPI IPMAFA? Seru dan Gak Ada Habisnya







Pemenang Lomba Desain Poster Social Distancing HMPS KPI IPMAFA



Implementasi Dakwah Virtual di Era Digital


Ada tiga hal penting terkait konsep dakwah virtual yang harus menjadi pehatian di tengah kegiatan dakwah yang terus berkembang ini. Tiga hal tersebut adalah pertama dengan memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin agar berdampak positif kepada kehidupan masyarakat. Kedua, solusi bagaimana upaya melakukan transformasi dakwah yang baik sehingga dapat diterima masyarakat, dan bagaimana dakwah mampu meningkatkan kualitas literasi masyarakat sehingga dakwah itu bukan tontonan tetapi tuntunan.

Dengan melakukan itu harapannya dapat merealisasikan misi utama dakwah yang dapat diukur dari tiga indeks dalam mengukur masyarakat Islami yaitu: variabel keamanan, kesejahteraan dan kebahagian. Variabel keamanaan dapat dilihat dari seberapa besar hak-hak dasar masyarakat sehingga terpenuhi rasa keamanannya. Variabel kesejahteraan dilihat dari hak pendidikannya, kesehatannya. Sementara variabel kebahagiaan dilihat dari kepedulian, rasa belarasa dan kemampuan berbagi. Tiga variabel tersebut menjadi kriteria dari berhasil tidaknya dakwah Islam sehingga menjadi dakwah reformatif yang mengubah masyarakat menjadi lebih baik.

Dakwah reformatif setidaknya memenuhi 5 unsur berikut: pertama adalah adanya literasi dakwah yang harus dikuasasi oleh dai atau subjek dakwah. Kualitas dakwah juga dipengaruhi oleh kualitas pelaku dakwah yang seharusnya memulai dari pribadinya sendiri. Kedua terkait objek dakwah, perlu disampaikan tentang literasi agama dan kemampuan berfikir kritis yang harus ditanamkan sejak kecil. Ketiga tentang materi dakwah yang harus dikaitkan dengan hal-hal riel seperti tentang edukasi sampah dll. Keempat dan kelima adalah amar makruf dan nahi munkar sebagai wujud proses tranformasi masyarakat madani.

Halal Bihalal dan Syawalan Virtual Bersama ASKOPIS


Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) menyeleggarakan Halal Bihalal dan Syawalan Virtual, Rabu (10/6/2020). Halal bihalal tersebut dilaksanakan dengan format webinar ilmiyah dengan tema "Sisi Komunikasi Humanis-Profetik dalam Silaturrahim Ritual dan Virtual Menuju New Normal" dengan narasumber Prof Dr Fahrurrozi MA, Ketua DPD Askopis NTB dan Muhammad Zamroni, Ketua DPP Askopis. Syawalan ini diikuti oleh keluarga besar Prodi KPI dari PTKIN/PTKIS se-Indonesia meliputi DPP-DPD, Dewan Pertimbangan DPP, dewan pakar, dewan pembina, dan dewan penasihat ASKOPIS se-Indonesia.

Kegiatan ini untuk menguatkan tali sillaturrahim dan kebersamaan dalam wadah ASKOPIS sehingga meski masih dalam masa pandemi dan social distancing, para anggota ASKOPIS tetap menjalin komunikasi dan keakraban bersama. Selain itu, halal bihalal ini juga untuk membahas tema penting terkait tantangan dan solusi dakwah virtual yang semakin marak sehingga menjadi penguatan keilmuan dan kelembagaan di prodi KPI

Fahrurrozi menyampaikan secara panjang lebar tentang implementasi komunikasi dan silaturrahim virtual sesuai perkembangan teknologi komunikasi dan media. Praktek komunikasi ini harus tetap memiliki spirit sipiritualitas yang menghubungkan antar manusia dengan Penciptanya. Selanjutnya praktek silaturrahim di era new normal adalah bagaimana menyeimbangkan sisi spritualiatas, intelektualitas, sosialitas dan emosionalitas. Maka diperlukan pola hidup yang sehat dan pola fikir yang cermat.

Kemudian Mohammad Zamroni berpesan bahwa seluruh anggota ASKOPIS agar terus menjalin kebersamaan dalam sillaturrakhim melalui medium apapun termasuk virtual untuk menyebarkan komunikasi Islam profetik yang bercirikan humanisasi (amar makruf), liberasi (nahi munkar), dan transendensi (tukminu billah).  

Alhamdulillah, silaturrahim virtual terlaksana dengan penuh keakraban dan kebersamaan diantara semua warga ASKOPIS yang hadir.

Petunjuk Teknis Ujian Akhir Semester (UAS) Untuk Mahasiswa


Sebagai kejelasan dan petunjuk teknis Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2019/2020 sesuai Pengumuman Rektor No. 68/92/IPMAFA/VI/2020 maka disampaikan hal-hal berikut:

  1. UAS dilakukan secara online atau mandiri sesuai kebijaksanaan dosen pengampu.

  2. Demi kelancaran UAS online, maka mahasiswa menyiapkan perangkat yang diperlukan yaitu handphone android atau laptop dan koneksi internet.

  3. Mahasiswa memastikan bahwa perangkat dan jaringan internet tersebut berjalan lancar dan normal.

  4. Kendala teknis saat pelaksanaan ujian akan mengakibatkan gagalnya keikutsertaan mahasiswa dalam ujian dan hal ini menjadi tanggung jawab mahasiswa sepenuhnya.

  5. Tanggal 22 Juni 2020 adalah batas akhir pembayaran kuliah. Mahasiswa dianjurkan untuk melakukan pengurusan administrasi lebih awal sehingga pada saat pelaksanaan UAS sudah tidak mengalami kendala.

  6. Mahasiswa yang belum melunasi pembayaran dalam batas waktu yang ditentukan tidak dapat mengikuti UAS sehingga nilai Semester Genap 2019/2020 tidak keluar.

  7. Teknis pengerjaan ujian online menggunakan Google Form yang linknya akan diberikan panitia sesuai jadwal yang ditentukan (menyusul).

  8. Soal ujian hanya dapat diakses sesuai jadwal yang ditetapkan.


Pati, 22 Juni 2020



TTD

Ketua Panitia Ujian

Isyrokh Fuaidi

Informasi Pelaksanaan UAS Online Semester Genap 2019


Sisi Komunikasi Humanis-Profetik Dalam Silaturrahim Ritual Dan Virtual Menuju New Normal


SK Tim Pengelola Website ASKOPIS 2020-2022


Podcast Intro - KPI IPMAFA

Mahasiswa KPI IPMAFA

Merindu IPMAFA

DON'T MISS

Berita, Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with by templateszoo