Kejar Produksi, Mahasiswa KPI Selesaikan 11 Naskah Film

 


#onedayonescript , demikian hastag yang bergema di program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA baru-baru ini. One day one script merupakan kegiatan produksi film pendek untuk ujian tengah semester mahasiswa KPI semester 5 dalam mata kuliah Sinematografi dan Teknik editing.

Di UTS kali ini, mahasiswa KPI dilatih menulis naskah dan memproduksi film secara professional. Setiap individu diberi tugas menulis scenario, shootlist dan storyboard yang kemudian diproduksi secara bersama-sama dalam satu tim produksi film dari mahasiswa KPI semester 5.

One day one script merupakan bekal awal bagi mahasiswa sebelum masuk ke dalam dunia kreatif produsi film. Dalam kegiatan ini, mahasiswa mampu membuat karya 11 naskah film yang harus diproduksi dalam waktu 2 minggu sebelum masuk tahap editing. Mahasiswa diberi jobdesk sesuai keahlian masing-masing dan mereka dilatih kompak dan bertanggung jawab untuk sebuah kerja tim.

Beberapa skill yang dipelajari dalam kegiatan ini cukup penting untuk keahlian mahasiswa di dunia broadcasting sebelum nantinya terjun di masyarakat. Skill ini meliputi tehnik menyampaikan pesan dimana dalam komunikasi, pesan merupakan salah satu unsur yang harus ada. Seorang mahasiwa Komunikasi harus pandai memilih media yang dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi. Selain pandai memilih media, mahasiswa komunikasi juga harus berjiwa kreatif dan pandai mengolah pesan agar mudah dicerna dan tersampaikan kepada masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga ditanamkan profesionalisme dalam kerja. Mahasiswa bekerja secara professional sesuai dengan teori yang telah mereka pelajari. Mereka diberi gambaran secara nyata tentang bagaimana pola kerja produksi secara professional. Selama kegiatan ini mahasiswa diajak bekerja sesuai jobdesk dan keahlian mereka dan diberi pelatihan tentang tehnik penguasaan alat yang dibutuhkan dalam dunia produksi seperti kamera, lighting, sound, editing, tata artistik, dsb.

Dalam perkembangannya, tingkat konsumsi informasi dan edukasi masyarakat mulai berkurang. Salah satu penyebabnya adalah budaya masyarakat yang cenderung mudah bosan dan tidak tertarik dengan informasi yang beredar, imbasnya mereka hanya mengkonsumsi sebagian dari informasi yang disajikan.

Melalui media audio visual, mahasiswa KPI IPMAFA mencoba memberi sajian informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui ide dan pesan yang disampaikan melalui film. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah menerima informasi karena film memiliki pesan yang disampaikan melalui cerita yang divisualkan.

Jadwal Munaqasah 16 November 2020

Sharing Kaprodi & Mahasiswa Baru Agar Perkuliahan Lancar

 

Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA melakukan sharing dengan mahasiswa baru tahun 2020 secara santai dan penuh keakraban. Meski sharing ini tidak diikuti oleh semua mahasiswa baru karena masa pandemi, kegiatan berjalan lancar dan cukup mewakili seluruh anggata kelas. Bertempat di kedai dekat SMK Cordova, sharing dihadiri oleh Ketua Prodi KPI, Isyrokh Fuaidi LLM (7/11/2020).

Dalam forum santai tersebut, mahasiswa baru dibekali beberapa hal penting terkait perkuliahan di IPMAFA yang dilakukan secara daring. Hal-hal penting tersebut meliputi proses registrasi, KRS dan KHS yang harus dimengerti oleh mahasiswa. Cara-cara komunikasi yang baik juga disampaikan oleh Isyrokh kepada mahasiswa agar interaksi antara dosen dengan mahasiswa berjalan baik dan tidak terjadi kesalahpahaman.

Mahasiswa juga bebas berbagi pengalaman dan konsultasi tentang hal-hal yang kurang dipahami dalam perkuliahan di IPMAFA. Maklum, mahasiswa baru tahun 2020 ini menjadi pengalaman pertama bagi mereka bahwa pelaksanaan kuliah dilakukan secara daring di tengah pandemi Covid-19. Beberapa kendala teknis tentu dialami oleh hampir semua mahasiswa seperti borosnya kuota internet, pembelajaran yang kurang jelas dari dosen, sampai masalah sosial yang dihadapi mahasiswa ketika kuliah dilakukan di rumah.

Adanya sharing ini dapat membekali mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan akademik di IPMAFA sekaligus memberikan pendampiangan dan pengawalan intensif supaya kegiatan belajar dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya iklim akademik sehat yang dirasakan mahasiswa, maka mereka dapat mengembangkan potensi dirinya lebih baik.

Isyrokh berpesan kepada mahasiswa untuk tidak malu bertanya jika ada hal yang kurang jelas. Menyampaikan sesuatu harus dilakukan secara sopan dan sesuai budaya akademik kampus IPMAFA. Jika mahasiswa dapat berkomunikasi dengan baik dan sopan kepada dosen dan orang-orang di lingkungan kampus, maka semuanya akan mudah dan tidak terjadi kesalahpahaman.

Tantangan Perguruan Tinggi Pesantren di Era Society 5.0 - Bincang Tokoh Bersama Gus Rozin Rektor IPMAFA

Historical Journey - Crew K3 KPI IPMAFA 2020

DON'T MISS

Berita, Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with by templateszoo