Launching Film dan Awarding Festival Sebagai Apresiasi Karya Mahasiswa KPI IPMAFA
Di akhir semester Genap Tahun 2021 ini, Prodi KPI menyelenggarakan Launching Film dan Awarding Festival sebagai ajang penghargaan kepada mahasiswa KPI sekaligus hiburan nonton bareng (Nobar) tiga karya film mahasiswa IPMAFA, Senin (18/7/2022). Judul tiga film yang diputar meliputi Man Rabbuka karya mahasiswa Prodi PBA, kemudian Selawe dan Jalan Tengah yang diproduksi oleh mahasiswa KPI. Dalam kegiatan ini juga dipamerkan karya seni fotografi mahasiswa yang menempel di dinding-dinding aula sebelum para peserta memasuki ruang nobar.
Acara yang dipandu oleh Lina dan Hafilda ini cukup menghibur para peserta dengan slogannya "Menembus Batas Kreativitas". Karya-karya mahasiswa dalam bentuk film, logo, foto, repostase, dan komunikasi visual lainnya layak diapresiasi agar mahasiswa selalu termotiviasi dalam belajar dan berkarya. Kategori penghargaan KPI Awards ini mencakup one day one script, foto human interest, talkshow, reportase, Desain Komunikasi Visual (DKV), dan TVC.
Ketua Prodi KPI Isyrokh Fuaidi menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa yang selalu semangat dalam membuat konten-konten kreatif dan penyiaran. Ini menjadi kebutuhan bersama karena saat ini adalah era konvergensi media dimana media komunikasi hadir dalam beragam cara dan tidak bisa dimonopoli oleh satu pemain tertentu. Karya-karya visual saat ini bisa dihadirkan dan disalurkan secara lintas platform digital. Oleh sebab itu, mahasiswa KPI dituntut selalu kreatif-inovatif agar karya-karyanya berkualitas dan dihargai masyarakat.
Refleksi Spirit Mbah Sahal Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Sejumlah permasalahan menjadi perhatian Kyai Sahal terkait persoalan ekonomi, lingkungan dan kesehatan. Biro tersebut merespon dengan membuat program aksi yang diwujudkan dalam pendampingan dan penguatan ekonomi. Pada saat itu BPPM bersinergi dengan LSM LP3ES dan terdapat 119 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang bergabung mengikuti program Biro dan tersebar di Kabupaten Pati, Jepara dan Kudus.
Salah satu persoalan serius yang dihadapi masyarakat waktu itu adalah terkait akses permodalan, kesehatan . Oleh sebab itu KSM yang mengikuti program BPPM selain mendapat fasilitas pendampingan intensif selama setahun juga memperoleh pinjaman bergulir yang sesuai ketentuan Biro. KSM juga mengikuti kegiatan-kegiatan pendampingan lain yang diselenggarakan BPPM.

Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren Mathaliul Falah Pati.