Slider

Wisuda Sarjana XV dan Pascasarjana II, IPMAFA Pati Sebagai Kampus Riset

Pati, (Sabtu, 31/10/2026)_Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menggelar Wisuda Program Sarjana XV dan Pascasarjana II. Prosesi wisuda dilaksanakan sebagai bentuk pengukuhan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Perguruan Tinggi. Kegiatan wisuda berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh senat, jajaran pimpinan kampus, para dosen, tamu undangan wisudawan beserta wali wisudawan.

Wisuda Program Sarjana XV dan Pascasarjana II dilaksanakan di halaman Kampus IPMAFA dengan mengusung tema “Dari Pesantren untuk Peradaban: Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya dengan Integritas” Sebanyak 319 resmi resmi dikukuhkan sebagai wisudawan IPMAFA 2026. Dari 319 wisudawan tersebut, 306 merupakan wisudawan program Sarjana dan 13 wisudawan program Magister. Wisudawan sarjana berasal dari tujuh program studi, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 41 wisudawan,  Program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebanyak 65 wisudawan, Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 107 wisudawan, program studi Perbankan Syariah (PS) sebanyak 60 wisudawan, program studi Zakat dan Wakaf (Zawa) sebanyak 5 wisudawan, program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) sebanyak 11 wisudawan, dan program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 17 wisudawan. Adapun lulusan pascasarjana berasal dari program studi Pendidiakan Bahasa Arab sebanyak 13 wisudawan.

Prosesi wisuda menjadi momen istimewa bagi para mahasiswa yang telah melewati berbagai proses perjuangan dalam pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi) selama menempuh pendidikan di IPMAFA.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghaffarozin menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan studi baik Strata-1 maupun Strata-2. Selain itu, Ia menyampaikan bahwa Khidmah tidak boleh berhenti, perjuangan untuk bangsa tidak boleh berhenti meskipun kondisi saat ini sedang tidak baik-baik saja maka dari itu terapkan salah satu atau salah dua dari 9 nilai diantaranya nilai Al-I’timad ala Nafs yakni sikap mandiri dalam mencapai cita-cita mulia bangsa, mandiri untuk tidak berharap banyak pada para pembuat ekosistem. Selanjutnya nilai Kifah Al-Mudawamah, kejuangan dalam kehidupan selanjutnya di masyarakat, diantara dua nilai sangat relevan dalam mengakhiri masa studi.

“Jadilah manusia yang berbeda yang mampu memberikan perubahan, Santri tidak boleh dan tidak pernah menyerah,” pesan Rektor IPMAFA.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Bahrul Ulum ditetapkan sebagai wisudawan terbaik IPMAFA menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para dosen yang telah mencurahkan ilmu dan bimbingan selama masa studi. Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW dalam kitab Jami’us Shoghir karya Imam Jalaluddin al-Suyuthi (man shona’a ilaikum ma’rufan fakafiruhu), ia mengingatkan rekan-rekan lulusan untuk membalas jasa para guru dengan aksi nyata.

"Bapak dan Ibu dosen telah memberi ilmu kepada kami, maka tugas kami adalah membalas kebaikan tersebut semaksimal mungkin dengan menebar kemanfaatan, salah satu faktor pendukung keberhasilan pembelajaran adalah lingkungan sosial yang positif.," tutur Ulum dalam pidato kelulusannya.

Rangkaian wisuda dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag mengenai “Dari Pesantren untuk Peradaban: Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya dengan Integritas”. Ia menekankan ada empat hal yang perlu direnungkan para lulusan, yaitu membangun peradaban, peran perguruan tinggi dan pesantren, ilmu pengetahuan, dan integritas. Menurutnya, pengembangan ilmu di era revolusi digital tidak bisa dipisahkan dari dimensi etik dan moral.

Selain itu, Musahadi menilai bahwa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) punya kekhasan dan keunggulan sebagai kampus keislaman yang menjadikan riset sebagai arah pengembangannya. Selain itu, menarik lainya juga ada pada Visi IPMAFA untuk menjadi kampus pesantren berbasis riset. Riset menunjukkkan penelitian menjadi bagian dari identitas kampus. Ia juga menilai keberagaman Fakultas, dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, hingga Fakultas Tarbiyah, hal ini membuat IPMAFA lengkap dalam pengembangan kajian Islam (Islamic studies).

Acara wisuda ditutup dengan doa dan dilanjut dengan foto bersama. Dengan dikukuhkannya 319 lulusan ini, IPMAFA berharap para alumni dapat menjadi agen perubahan yang mengabdi kepada umat, bangsa, dan agama.




0

No comments

Post a Comment

Budaya

both, mystorymag

DON'T MISS

Podcast, Video, HMPS
© all rights reserved
made with KPI IPMAFA
CS Icon
Contact Close