Mahasiswa KPI Sukseskan Wisuda Daring IPMAFA 2020


Wisuda daring Ipmafa tahun 2020 menjadi pengalaman wisuda yang tak terlupakan oleh sejumlah mahasiswa KPI yang menjadi panitia penyelenggaraan wisuda. Pasalnya biasanya wisuda dilakukan secara luring dengan teknis shooting sederhana, kini penyelenggaraan acara dilakukan online yang ternyata secara teknis ada beberapa hal yang lebih rumit bagi panitia penyelenggara.

Pelaksanaan prosesi wisuda yang wajarnya dilakukan secara luring tetap menggunakan shooting yang dilivestreamingkan di chanel media sosial atau Youtube supaya bisa diakses oleh publik, tetapi teknis penyiarannya tentu cukup sederhana karena sumber gambarnya terpusat di dalam gedung kampus yang biasanya beres dengan sejumlah kamera video yang diletakkan di beberapa sudut pengambilan yang diinginkan.

Berbeda dari luring, dalam wisuda daring gambar yang ditampilkan diperoleh dari beberapa sumber meliputi kamera peserta wisuda yang ditangkap oleh platform webinar seperti Zoom atau Google Meet, gambar narasumber yang mesti muncul di layar sebagai pengisi orasi, senat wisuda yang bertempat di gedung utama wisuda, dan beberapa file dan slide presentasi yang juga diputar dengan apik mengikuti prosesi dan rundown acara. Semua hal tersebut harus divisualkan secara runtut dan elegan supata hasil siaran wisuda tampak profesional dan berkesan.

Untuk itulah wisuda daring Ipmafa tahun 2020 ini dipersiapkan secara serius oleh panitia wisuda khususnya mahasiswa KPI Ipmafa yang kebetulan menangani bagian penyiarannya. Dengan didampingi dosen komunikasi, Fajar Adhi Kurniawan MIKom, proses wisuda daring berjalan dengan maksimal. Orasi wisuda yang diberikan tokoh Kick Andy, Andy F. Noya pun berjalan dengan jelas dan menarik.

Dalam wisuda ini juga panitia membuat film pendek tentang kesan pilunya wisuda online. Film tersebut mengisahkan seorang mahasiswa yang melakukan wisuda daring bersama ibunya di rumah. Meski terasa sedih, mahasiswa tersebut berupaya mengambil sisi positif dari kondisi ini bahwa yang terpenting bukan seberapa meriah proses wisudanya, tetapi yang lebih penting adalah proses yang berhasil diselesaikan di bangku kuliah, ilmu dan pengalaman yang dilakukan. Pesan yang ingin disampaikan dalam film tersebut adalah bahwa kondisi seperti ini harus disikapi secara bijak dan arif. 

Sukses Ipmafa, bravo mahasiswa KPI !




0 Comments