PATI — Ratusan massa menggelar aksi demonstrasi di depan kompleks Kantor DPRD Kabupaten Pati, Kamis (31/10/2025). Aksi tersebut digelar untuk menyuarakan tuntutan terkait isu pemakzulan Bupati Pati dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Di tengah situasi lapangan yang dinamis tersebut, Ummi Durrotun Niha, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IPMAFA yang tengah menjalani program magang di Lingkar TV Pati, turut terjun langsung sebagai reporter lapangan untuk meliput jalannya aksi.
Bagi Ummi, penugasan ini menjadi pengalaman lapangan yang menantang sekaligus berharga selama masa magang. Ia tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga menyampaikan laporan langsung dari lokasi aksi yang dipenuhi orasi massa, bentangan spanduk tuntutan, serta pengamanan aparat.
“Ini merupakan pengalaman pertama saya meliput aksi demonstrasi dalam skala besar. Situasi di lapangan sangat dinamis dan membutuhkan kesiapan mental serta profesionalitas sebagai reporter,” ujar Ummi.
Dalam peliputannya, Ummi melakukan wawancara dengan perwakilan massa aksi dan aparat keamanan, serta menyampaikan on-cam report mengenai perkembangan situasi di lokasi. Laporan tersebut disiarkan melalui platform digital Lingkar TV Pati.
Menurut Ummi, tantangan utama dalam peliputan aksi demonstrasi adalah menjaga fokus, akurasi informasi, serta keselamatan diri di tengah kerumunan massa.
“Saya belajar bagaimana mengatur posisi saat liputan, membaca situasi lapangan, serta tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik. Tim Lingkar TV selalu mengingatkan agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Pihak redaksi Lingkar TV Pati memberikan apresiasi atas kinerja Ummi yang dinilai mampu beradaptasi dengan cepat dalam situasi peliputan yang penuh tekanan. Keikutsertaannya dalam meliput isu sensitif seperti pemakzulan kepala daerah dinilai sebagai pengalaman penting bagi pembentukan mental dan profesionalitas jurnalis muda.
“Tidak semua peserta magang siap terjun langsung pada momentum besar seperti ini. Ummi menunjukkan keberanian, ketelitian, dan kemampuan komunikasi yang baik di lapangan,” ungkap salah satu staf redaksi Lingkar TV Pati.
Melalui pengalaman tersebut, Ummi mengaku semakin mantap menekuni dunia jurnalistik dan penyiaran. Ia menilai bahwa profesi jurnalis tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga keberanian, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kebenaran informasi.
“Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik secara akurat dan berimbang. Saya bersyukur dapat belajar langsung melalui praktik di lapangan,” pungkasnya.

Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren Mathaliul Falah Pati.
No comments
Post a Comment