Header Ads

Header Ads

Kominfo Kawal Literasi Digital Masyarakat Dengan Pandu Digital Indonesia

 

Ketua Prodi KPI IPMAFA Isyrokh Fuaidi mengikuti pembekalan literasi digital yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam Training of Trainer (TOT) Seminar dan Workshop Pembentukan Khusus Pandu Digital Indonesia 2022, Sabtu (4/6/2022). Pandu Digital merupakan program yang dibentuk oleh Kominfo sebagai gerakan nasional dalam penguatan literasi digital. "Pandu Digital lebih fokus pada fasilitasi dan penguatan literasi digital berbasis teknologi informasi dan mengawal transformasi digital", demikian yang disampaikan Bambang Tri Santoso sebagai Bapak Pandu Digital Indonesia. 

Kegiatan ToT ini dilaksanakan dengan harapan pada tahun 2024 akan tercapai 40 ribu pandu di Indonesia dengan penambahan 10,000 per tahunnya. Dengan begitu, transformasi digital di masyarakat akan berjalan dengan baik dan memberi dampak yang positif. Ada lima sektor pendampingan yang akan program Pandu Digital Indonesia meliputi UMKM, pendidikan, desa wisata, pertanian dan perikanan.

Semakin banyak anggota yang tergabung dalam kegiatan Pandu Digital maka semakin cepat pula masyarakat memiliki literasi digital dan mampu beradaptasi dengan tranformasi digital. Kominfo juga menyiapkan roadmap dan buku modul sebagai materi pedampingan kepada masyarakat. Di tahu 2022 ini, Kominfo lebih menekankan sektor pendidikan seperti perguruan tinggi dan sekolah dalam kegiatan literasi digital. 

Post a Comment

0 Comments